Rupiah Melesah, Jakarta Raih Turis Tetangga lewat FJGS 2026

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Rupiah Melesah, Jakarta Raih Turis Tetangga lewat FJGS 2026

Gambar atau konten salah?

Di tengah penurunan nilai rupiah terhadap dolar AS, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan situasi ini untuk memperkuat promosi ke wisatawan mancanegara. Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi, Lucky Wulandari, mengungkapkan bahwa nilai tukar rupiah sudah menembus Rp 17.700 per dolar.

“Harusnya ini merupakan momen yang pas untuk terutama negara-negara tetangga sih, untuk datang ke Jakarta. Karena memang ketika rupiah melemah, semuanya jadi serba murah (bagi wisatawan mancanegara),” kata Lucky. Ia menambahkan bahwa kondisi ini membuat wisatawan asing lebih cenderung memperpanjang masa tinggal di Jakarta.

“Jadi paket‑paketnya yang tadinya misalnya satu hari, dua hari, dari wisatawan, terutama tetangga ya, Malaysia, Singapura, ini bisa lebih lama dengan harga lebih kompetitif,” tambahnya. Lucky menjelaskan bahwa paket‑paket tersebut dirancang agar lebih menarik bagi pengunjung dari negara tetangga.

Dalam konferensi pers Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026, Lucky menyatakan bahwa Disparekraf Jakarta sedang mempromosikan acara ini sebagai salah satu cara untuk menarik turis mancanegara. Ia menekankan pentingnya festival tersebut bagi penjualan barang di Jakarta.

“Kita mendukung ya FJGS 2026. Dari top 3 wisatawan mancanegara Jakarta, yaitu Malaysia, China, Jepang, khususnya Malaysia memang utamanya datang ke Jakarta ingin kulineran dan berbelanja. Jadi untuk mereka mendapatkan informasi ini, itulah peran kami terus mempublikasikan secara masif, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Lucky.

Dia menambahkan bahwa Disparekraf Jakarta tahun ini mempublikasikan media cetak di luar negeri, dan FJGS 2026 menjadi salah satu prioritas utama yang ditampilkan dalam edisi bulan Juni‑Juli. Fokusnya adalah menargetkan turis Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura untuk berbelanja di Jakarta.

“Harapannya lebih banyak datang ke Jakarta berbelanja,” tambahnya. Dengan strategi ini, Dinas berharap nilai tukar yang melemah dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan asing, khususnya dari negara tetangga, untuk mengunjungi dan berbelanja di kota ini.

Nilai tukar rupiahPariwisata JakartaWisatawan mancanegaraFestival Jakarta Great SaleDisparekrafBelanja di JakartaMalaysiaSingapura

Komentar

Memuat komentar...