Seoul Perluas Wi‑Fi di Tempat Wisata Utama agar Turis Mudah
Gambar atau konten salah?
Seoul menyiapkan langkah baru agar wisatawan dapat menikmati kota dengan lebih mudah. Pemerintah kota berencana memperluas jaringan wifi di tempat-tempat wisata utama, sehingga area tersebut menjadi zona bebas data. Ide ini muncul setelah pemerintah melihat betapa pentingnya konektivitas bagi para pengunjung.
Menurut laporan media lokal pada hari Minggu, kota ini akan menempatkan banyak router Wi‑Fi di destinasi populer seperti Taman Hangang, Seongsu‑dong, dan Myeong‑dong. Tempat-tempat ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan internasional, sehingga kecepatan internet menjadi faktor penting.
Infrastruktur baru ini akan memakai teknologi Wi‑Fi 7, yang masih baru di tingkat nasional. Standar ini mendukung kecepatan hingga 46 gigabit per detik, kira‑kira 4,8 kali lebih cepat dibandingkan generasi Wi‑Fi sebelumnya. Dengan kecepatan tersebut, pengguna dapat menonton video, streaming, atau mengunduh data tanpa gangguan.
Inisiatif ini mencerminkan strategi Seoul untuk meningkatkan daya saing dan pariwisatanya. Pola perjalanan pengunjung internasional kini semakin individual, didorong oleh pencarian online secara real‑time. Hal ini sejalan dengan minat global yang terus tumbuh terhadap budaya Korea.
Data dari Asosiasi Operasi Telekomunikasi Korea menunjukkan bahwa kecepatan Wi‑Fi publik rata‑rata di Korea Selatan pada tahun 2023 adalah 378,84 megabit per detik. Angka ini lebih tinggi daripada rata‑rata 45,08 Mbps yang tercatat di berbagai lokasi utama di Norwegia, Denmark, Singapura, AS, Jerman, Kanada, dan Jepang.
Seoul saat ini mengoperasikan lebih dari 35.000 router Wi‑Fi publik di seluruh kota. Penggunaan data tahunan dan jumlah pengguna meningkat menjadi 40.479 terabyte dan 1,54 miliar pengguna pada tahun 2025, naik 11,1 persen dan 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Walaupun jaringan sudah luas, beberapa area dengan lalu lintas tinggi seperti Taman Hangang masih melaporkan kecepatan lebih lambat. Instalasi di sana tertinggal karena prioritas lebih rendah untuk zona non‑perumahan atau komersial.
Dengan memperluas konektivitas berkecepatan tinggi di area wisata utama, Seoul berharap dapat masuk dalam peringkat lima kota paling kompetitif di dunia. Langkah ini juga mendukung tujuan Korea Selatan untuk menarik 30 juta pengunjung setiap tahunnya pada tahun 2028.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa kota yang ingin tetap relevan di era digital harus memprioritaskan akses internet bagi pengunjung. Dengan memperkuat infrastruktur Wi‑Fi, Seoul menegaskan komitmennya untuk menjadi destinasi yang nyaman dan terhubung bagi wisatawan global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
