Siswa Difabel Netra Lolos SNBP 2026, Diterima UPNVJ

Sari D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Siswa Difabel Netra Lolos SNBP 2026, Diterima UPNVJ

Gambar atau konten salah?

Caca, seorang siswa difabel netra, pernah meragukan kemampuannya untuk masuk perguruan tinggi negeri. Namun, tekadnya tidak sia-sia. Ia berhasil lolos SNBP 2026 dan diterima di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), khususnya di Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Ketika mendaftar, Caca tidak berada di peringkat akademik tertinggi di sekolahnya. Rasa tidak percaya diri menggelayut, namun ia tetap melanjutkan proses pendaftaran.

Perjuangan untuk menembus SNBP 2026 bukanlah hal mudah. Ia mengaku mengalami tekanan mental yang kuat ketika membandingkan kemajuan belajar dengan teman-temannya. Setelah pendaftaran selesai, ia langsung mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), belajar secara intensif hingga kelelahan mental.

“Saya sempat merasa sangat overthinking melihat perkembangan teman-teman. Even sampai burnout karena terus mengejar target nilai try out,” ungkapnya, dikutip dari laman UPNVJ, Kamis (09 April 2026).

Tekanan psikologis semakin terasa saat Lebaran. Banyak orang di sekitarnya menanyakan rencana kuliah, menambah beban pikiran. Pada hari pengumuman SNBP, Caca memilih menenangkan diri dan berdoa. Ia begitu gugup hingga tidak sanggup melihat hasil pengumuman.

“Waktu tahu hasilnya, saya bahkan tidak berani membuka sendiri. Tapi saat orang tua saya yang membuka dan bilang saya lolos, rasanya masih seperti tidak percaya,” tuturnya.

Di tengah tekanan tersebut, Caca bersyukur atas dukungan lingkungan pertemanan yang positif. Meskipun ia sering kesulitan menghadapi mata pelajaran seperti Kimia dan Matematika, ia tetap fokus mengembangkan minat dan kemampuannya.

Ia berusaha keras mengasah kemampuan di bidang-bidang yang memang diminati. Ketekunan dan konsistensi menjadi kunci utama yang membawa ia meraih kelulusan melalui jalur SNBP.

Untuk para calon peserta SNBP di masa depan, Caca berbagi beberapa strategi: aktif mengikuti kompetisi terakreditasi, terus mengasah minat dan bakat, serta selalu menjaga hubungan baik di lingkungan sekolah.

Bagi rekan-rekan yang belum lolos, ia berharap tetap optimistis dan tidak menyerah. Menurutnya, kegagalan di satu jalur bukanlah akhir, karena setiap orang punya jalan masing-masing untuk meraih pendidikan.

Menjelang masuk kuliah di UPNVJ, Caca menaruh harapan besar. Ia mendambakan proses belajar dalam lingkungan yang ramah dan suportif. Awal penerimaan mahasiswa baru di kampus juga menumbuhkan harapan untuk berkontribusi dan berprestasi.

“Saya berharap bisa mendapatkan teman-teman yang baik dan lingkungan yang menerima saya. Saya juga ingin berkontribusi untuk kampus dan meraih prestasi terbaik, termasuk lulus dengan predikat cumlaude,” katanya.

Keberhasilan Caca menunjukkan bahwa tekad, dukungan sosial, dan fokus pada minat dapat menembus batasan. Ia menjadi contoh bagi siswa difabel dan semua calon mahasiswa yang menghadapi tantangan serupa.

CacaSNBP 2026UPNVJmahasiswa difabel netratekanan mentaldukungan sosialprestasi cumlaude

Komentar

Memuat komentar...