SPAN-PTKIN 2026: Pemetaan Kesehatan Mental Tambahan Seleksi

Sinta R. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
SPAN-PTKIN 2026: Pemetaan Kesehatan Mental Tambahan Seleksi

Gambar atau konten salah?

Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN‑PTKIN) tahun ini menampilkan inovasi baru. Selain menilai nilai rapor, panitia menambahkan pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Langkah ini menegaskan PTKIN tidak hanya fokus pada angka, tetapi juga kesejahteraan psikologis.

Jumlah pendaftar melebihi 140 ribu. Secara tepat, 143.948 pelamar datang dari 12.174 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Data ini mencerminkan minat yang terus bertambah pada PTKIN.

Prof. Dr. Abdul Aziz, MAg, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, menjelaskan alasan di balik lonjakan. Ia berkata, Masyarakat kini melihat PTKIN sebagai paket lengkap: basis karakter keagamaan yang kokoh, biaya pendidikan yang sangat terjangkau, dan standar akademik kelas dunia.

Pemetaan kesehatan mental bertujuan memberi gambaran kesiapan psikologis calon mahasiswa. Hal ini penting agar mahasiswa dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa tekanan mental yang berlebihan.

Calon yang dapat mengikuti seleksi berasal dari satuan pendidikan MA, MAK, SMA, SMK, pendidikan diniyah formal, pendidikan kesetaraan, pondok pesantren salafiyah, mu'adalah, muallimin, atau sederajat. Syarat tambahan adalah mereka harus lulus pada angkatan 2026.

Seleksi dilakukan berdasarkan prestasi akademik, termasuk nilai rapor dan portofolio. SPAN‑PTKIN tidak mengadakan ujian tertulis. Hanya siswa yang terdaftar di lembaga yang disebutkan di atas yang dapat mengikuti.

Hasil seleksi akan diumumkan pada Selasa, 7 April 2026. Setelah itu, PTKIN akan memulai proses verifikasi dan pendaftaran ulang bagi pendaftar yang lolos.

Inisiatif ini menandai langkah PTKIN yang lebih holistik, menggabungkan pencapaian akademik dengan kesiapan mental. Dengan demikian, mahasiswa yang terpilih diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan kampus.

Seleksi Prestasi Akademik NasionalPTKINkesehatan mentalmahasiswa barubiaya pendidikan terjangkauportofolio akademikverifikasi pendaftaran

Komentar

Memuat komentar...