SPBU Tomoni Dipermasalahkan: Pelangsir BBM Menghalangi Antrian

Kartika D. · 1 min baca · 4 hari lalu · 33 dibaca
Bisik.id
SPBU Tomoni Dipermasalahkan: Pelangsir BBM Menghalangi Antrian

Gambar atau konten salah?

SPBU Tomoni di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan warga pada 08 Juni 2026 ketika antrian di stasiun tersebut diduga diprioritaskan untuk mobil pelangsir BBM. Warga yang merasa dirugikan menutup akses keluar SPBU dengan mobil dan truk.

Menurut Kasi Humas Polres Lutim, Ipda Mustajuddin, “Benar, ada seorang warga yang geram dengan antrian biosolar dikuasai pelangsir,” ia katakan dalam keterangannya pada hari Senin. Kejadian terjadi di SPBU Kuwarasan Tomoni, Kelurahan Tomoni, Kecamatan Tomoni, pada pukul 07.30 Wita.

Warga yang terlibat bernama Haedir Satundan. Ia mengeluh bahwa mobil pribadi kesulitan mendapatkan jatah solar karena mobil pelangsir. “Ia (Haedir) juga menyampaikan protesnya, meminta agar antrean diatur dengan tertib, tidak menghalangi jalur dan memberikan kesempatan yang adil bagi pengguna pribadi,” kata Mustajuddin.

Untuk menanggapi laporan keributan, personel Polsek Mangkutana datang ke SPBU Tomoni. Pengelola diminta untuk tidak lagi melayani mobil pelangsir. Pak Kapolsek menginstruksikan penertiban dan melarang para pelangsir mengantre di SPBU ini.

Video yang beredar menunjukkan mobil Toyota Hilux double cabin dan truk hijau memalang jalan keluar SPBU. Mobil tersebut saling berhadapan, membuat beberapa truk dan mobil pelangsir jenis Toyota Kijang terpalang dan tidak dapat bergerak. Antrean panjang mobil terlihat mengular ke Jalan Trans Sulawesi tepat di depan SPBU.

Insiden ini menyoroti ketegangan antara pengguna mobil pribadi dan pelangsir BBM di fasilitas umum. Penegakan aturan oleh kepolisian diharapkan dapat menyeimbangkan kepentingan semua pihak yang menggunakan SPBU.

SPBU TomoniPelanggir BBMAntrianPolsek MangkutanaMobil pribadiKendaraan beratTrans SulawesiKepolisian

Komentar

Memuat komentar...