Surabaya: SPBU Padat, Pengendara Takut Kenaikan Harga BBM

Rizki W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Surabaya: SPBU Padat, Pengendara Takut Kenaikan Harga BBM

Gambar atau konten salah?

Di kota Surabaya, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) menjadi tempat berkumpulnya pengendara roda dua dan roda empat. Isu tentang surat pembatasan Pertalite dan Solar serta kemungkinan kenaikan harga BBM memicu kepanikan publik. Banyak mobil menanti di antrian panjang, sementara beberapa kendaraan bahkan menjerit ke jalan raya.

Di SPBU Jalan Dharmahusada dan Kertajaya, lalu lintas menumpuk. Antrian roda empat mencapai beberapa puluh meter, sehingga kendaraan melintasi SPBU hingga menempel di trotoar. Di sisi lain, SPBU Pertamina juga penuh, namun tidak menimbulkan kemacetan di jalan. SPBU BP tetap ramai, meski antrean tidak menjalar ke jalan.

Seorang pengendara motor berusia 30 tahun bernama Aiz memutuskan untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina pada siang hari. Ia mengatakan, “Mumpung belum naik. Karena pas terjadi kenaikan pasti memberatkan, apalagi harga‑harga banyak yang naik.” Aiz berharap dapat menghindari kenaikan harga yang belum ditetapkan pada 31 Maret 2026.

Di sisi lain, Astrid, warga Surabaya Barat, mencari SPBU dengan antrean singkat. Ia mengaku, “Karena emang bensin mobil aku habis jadi harus isi. Nanti berencana cari SPBU yang tidak terlalu antre, karena tadi waktu berangkat dari rumah daerah Menganti sampai ke daerah Grahadi, aku lihat banyak SPBU baik milik Pertamina dan lainnya sangat ramai dan antre. Bahkan antreannya sampai menjalar ke jalan sampai menimbulkan kemacetan.”

Astrid lebih memilih SPBU swasta, namun ia tetap fleksibel. Ia menambahkan, “Prioritas ke BP dulu, tapi kalau ada Pertamina yang lebih sepi aku ke Pertamina.”

Situasi ini mencerminkan kepanikan masyarakat terhadap perubahan kebijakan BBM. Pengendara berusaha mengatur jadwal pengisian agar tidak terkena kenaikan harga yang belum diumumkan. Keterbatasan ruang di SPBU menyebabkan kemacetan, menambah tekanan bagi pengendara yang harus mengisi bahan bakar sebelum perjalanan mereka.

SurabayaSPBUantriankenaikan hargakepadatanPertaminaBPkebijakan BBM

Komentar

Memuat komentar...