Survei Remitly: Jepang Hadir di Puncak Kesopanan Global
Gambar atau konten salah?
Remitly menggelar survei terhadap 4.600 orang dari 26 negara berbeda pada 28 Maret 2026. Tujuannya: menilai negara mana yang paling sopan menurut responden. Kriteria yang dipakai meliputi persepsi tentang kesopanan, cara warga menyambut turis, keinginan membantu, dan bagaimana mereka menghadapi orang asing yang tidak fasih berbahasa.
Di antara hasilnya, Indonesia sering disebut sebagai negara yang warganya ramah. Namun, dalam daftar ini Indonesia tidak masuk ke dalam 20 besar. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi tentang kesopanan tidak selalu sama dengan reputasi yang umum.
Posisi tertinggi diambil oleh Jepang. Sekitar 35,15 persen responden setuju bahwa kesopanan penduduk Jepang layak diapresiasi. Budaya membungkuk, penggunaan bahasa yang sopan, dan penekanan pada keharmonisan sosial menjadi faktor utama. Praktik bersikap ini sudah dikenal luas di seluruh dunia.
Selanjutnya, Kanada menempati posisi kedua dengan skor 13,5 persen. Kanada dan Kerajaan Inggris memiliki persepsi yang serupa. Penduduk di kedua negara sering minta maaf, bahkan secara berlebihan, serta rutin mengucapkan “tolong” dan “terima kasih”. Penggunaan tiga kata ajaib tersebut dianggap mencerminkan tingkat kesopanan.
Di posisi ketiga, Kerajaan Inggris memperoleh 6,23 persen. Selain sering meminta maaf, warga Inggris terkenal menghormati orang lain. Mereka menjaga ketertiban, menghargai antrean, dan dianggap memiliki kesopanan yang mengesankan.
Berikut daftar 20 besar negara yang paling sopan menurut survei Remitly:
- 1. Jepang
- 2. Kanada
- 3. Kerajaan Inggris
- 4. Cina
- 5. Jerman
- 6. Filipina
- 7. Swedia
- 8. Denmark
- 9. Finlandia
- 10. Afrika Selatan
- 11. Australia dan Swiss
- 12. Amerika Serikat
- 13. India
- 14. Irlandia
- 15. Selandia Baru
- 16. Norwegia
- 17. Belanda
- 18. Thailand dan Prancis
- 19. Brasil
- 20. Spanyol
Walaupun Indonesia tidak masuk daftar 20 besar, fakta bahwa negara ini dikenal ramah menunjukkan bahwa kesopanan dapat diukur secara berbeda. Survei ini menyoroti bahwa persepsi tentang kesopanan sangat dipengaruhi oleh budaya lokal dan cara warga berinteraksi dengan tamu asing. Dengan demikian, peringkat ini lebih mencerminkan pandangan responden daripada standar universal kesopanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
