Takbiran Idul Adha 2026: Jadwal Mutlak & Muqayyad

Wahyu T. · 3 min baca · 18 hari lalu · 232 dibaca
Bisik.id
Takbiran Idul Adha 2026: Jadwal Mutlak & Muqayyad

Gambar atau konten salah?

Idul Adha, hari kemenangan bagi umat Islam, biasanya disambut dengan takbiran, pengumuman “Allahu Akbar” secara bersama‑bersama. Di Indonesia, takbiran ini sering dilakukan di masjid, musala, atau pawai keliling. Meskipun tradisi serupa juga ada pada Idul Fitri, pelaksanaannya berbeda. Pada Idul Adha, durasi takbiran lebih panjang karena adanya hari‑hari tasyrik.

Takbiran Idul Adha dibagi menjadi dua jenis: takbiran mutlak dan takbiran muqayyad. Kedua jenis ini memiliki aturan waktu pelaksanaan yang berbeda, sehingga penting untuk mengetahui kapan dan di mana takbiran dapat dilakukan.

Takbiran Mutlak tidak terikat waktu tertentu. Artinya, takbir dapat dikumandangkan kapan saja selama berada dalam rentang waktu yang dianjurkan. Menurut laman Romasyo, takbir mutlak pada Idul Adha dapat dimulai sejak tenggelamnya matahari pada malam Id, kemudian berakhir saat imam memulai shalat Id. Sementara itu, laman Muslim.or.id menyatakan bahwa takbir mutlak dianjurkan sejak tanggal 1 Dzulhijjah sampai waktu asar pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Dalam jadwal Idul Adha 2026, takbiran mutlak dimulai pada 26 Mei 2026 setelah maghrib (atau, menurut versi lain, 18 Mei 2026 setelah maghrib). Waktu berakhirnya adalah pada 27 Mei 2026 sebelum shalat Id (atau, menurut versi lain, dapat dilaksanakan hingga hari tasyrik terakhir). Karena tidak terikat waktu, takbiran mutlak dapat dilaksanakan kapan saja dalam rentang waktu yang dianjurkan.

Takbiran Muqayyad berbeda karena terikat waktu. Takbiran muqayyad dilakukan setiap selesai melaksanakan sholat fardhu maupun sunnah, baik shalat sunnah rawatib, shalat sunnah mutlak, atau shalat sunnah yang punya sebab seperti shalat tahiyatul masjid. Takbir muqayyad dapat dimulai sejak Subuh pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu 24 Mei 2026) hingga asar hari tasyrik terakhir. Pada Idul Adha 2026, takbiran muqayyad dimulai pada 26 Mei 2026 (setelah Subuh) dan berakhir pada 30 Mei 2026 (waktu asar).

Berikut ini bacaan takbiran Idul Adha dalam dua versi, panjang dan pendek, yang diambil dari buku panduan dan praktik ibadah.

Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Panjang

Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allah akbar wa lillaahil hamdu. (dibaca 3 kali) Allaahu akbar kabiiraa wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila. Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada‑Nya, walaupun orang‑orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri‑Nya, benar janji‑Nya, Maha Penolong kepada hamba‑Nya dan Dia mengusir musuh nabi‑nabi‑Nya dengan sendiri‑Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi‑Nya segala puji.”

Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Pendek

Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allah akbar walillaahil hamd.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”

Dengan mengetahui jadwal dan bacaan takbiran, umat dapat melaksanakan takbiran Idul Adha sesuai aturan yang berlaku. Takbiran mutlak memberi fleksibilitas, sementara takbiran muqayyad menuntut pelaksanaan setelah setiap sholat. Keduanya penting untuk menjaga kesatuan dan keseriusan dalam menyambut hari raya.

Berikut ringkasan jadwal takbiran Idul Adha 2026 secara terperinci:

Takbiran Mutlak – Mulai 26 Mei 2026 setelah maghrib, berakhir 27 Mei 2026 sebelum shalat Id.

Takbiran Muqayyad – Mulai 26 Mei 2026 setelah Subuh, berakhir 30 Mei 2026 pada asar.

Semoga informasi ini membantu persiapan takbiran Idul Adha Anda. Dengan mengikuti jadwal yang jelas, takbiran dapat dilakukan secara teratur dan penuh makna.

Idul AdhatakbiranmutlakmuqayyadjadwalshalatDzulhijjah2026

Komentar

Memuat komentar...