Taman Bromo Tutup Kawasan 1 Minggu untuk Pemulihan Alam

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Taman Bromo Tutup Kawasan 1 Minggu untuk Pemulihan Alam

Gambar atau konten salah?

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup kawasan wisata Gunung Bromo selama satu minggu.

Penutupan berlangsung mulai Senin, 6 April 2026, pukul 09.00 WIB hingga Minggu, 12 April 2026, pukul 10.00 WIB.

Penghentian ini bertujuan memulihkan ekosistem kawasan konservasi.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan penutupan sementara penting untuk memberi alam waktu pulih.

“Kalau yang ini memang untuk pemulihan ekosistem. Sebagai kawasan konservasi, kita tahu alam juga butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan dirinya. Seperti manusia atau alat, tidak mungkin digunakan terus-menerus 24 jam, pasti harus ada jeda,” ujarnya.

Rudijanta menjelaskan bahwa pemulihan tidak hanya lewat pembersihan, melainkan juga memberi jeda bagi proses alami lingkungan.

“Pemulihan itu tidak selalu pembersihan. Memberikan waktu kepada alam juga bagian dari pemulihan. Misalnya tanaman bisa kembali melakukan proses alaminya, pasir juga butuh waktu untuk mengembalikan porositasnya. Kalau setiap hari dilalui dan dieksploitasi, tentu tidak ada waktu untuk pulih,” jelasnya.

Rudijanta menambahkan, kebijakan penutupan kawasan pernah dilakukan dengan durasi lebih lama, bahkan hingga satu bulan.

“Dulu pernah sampai satu bulan. Tradisi itu berhenti saat COVID-19 karena tidak ada aktivitas wisata. Setelah pandemi selesai, jumlah wisatawan kembali meningkat, sehingga penutupan berkala ini perlu kita terapkan kembali,” katanya.

Selama penutupan, hanya kegiatan wisata yang dihentikan. Kegiatan konservasi, pemeliharaan, dan pembersihan kawasan tetap berlangsung.

Balai Besar TNBTS berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kesadaran semua pihak akan pentingnya menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan kawasan wisata Gunung Bromo di masa depan.

Penutupan ini menegaskan bahwa memberi ruang bagi alam untuk pulih adalah langkah penting dalam menjaga destinasi wisata yang berkelanjutan.

Taman Nasional Bromo Tengger Semerupenutupanpemulihan ekosistemkonservasiGunung BromowisataBalai Besar TNBTS

Komentar

Memuat komentar...