Tewas Tenggelam akibat Epilepsi di Sungai Birin, Klaten

Wati N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Tewas Tenggelam akibat Epilepsi di Sungai Birin, Klaten

Gambar atau konten salah?

T (36) warga Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, Klaten, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Birin, Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Klaten. Korban diduga terjatuh dari jembatan karena epilepsinya kambuh.

"Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda kekerasan, tadi sudah diperiksa dari Puskesmas," kata Kanit Binmas Polsek Wedi Iptu Riyanto.

Tim SAR melakukan penyelaman di bawah jembatan dan berhasil mengevakuasi jenazah. Menurut saksi, T biasa menunggu anaknya pulang sekolah ketika ia terjatuh.

"Menurut saksi, korban biasa menunggu anaknya sekolah. Karena ada riwayat sakit epilepsi diduga kambuh dan terjatuh di dekat jembatan," tambah Riyanto.

Insiden terjadi pada pukul 11.30 WIB tanggal 02 April 2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera diberangkatkan ke lokasi. Pencarian dilakukan bersama tim SAR dengan metode penyelaman.

"Sekitar pukul 11.30 WIB, telah terjadi kejadian laka air di aliran Sungai Birin. Berdasarkan asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kejadian bermula saat korban yang diduga memiliki riwayat epilepsi kambuh dan tercebur," jelas Indiarto.

"Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan keluarga," lanjut Indiarto. Pencarian melibatkan BPBD, SAR Klaten, Damkar Klaten, PMI Klaten, Polsek, Koramil, MDMC, SERNU, FOREDI, perangkat desa dan relawan lainnya.

Camat Wedi, Widaya, menjelaskan lokasi kejadian di jembatan Pacing, selatan balai desa. Saksi pertama melihat korban sudah tertelungkup.

"Informasi dari ibu Nuri saksi pertama yang melihat, korban telungkup di pinggir jembatan," kata Widaya.

"Menurut informasi, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi," tambah Widaya.

Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi warga yang memiliki riwayat epilepsi, terutama di daerah dengan jembatan dekat sungai. Pencarian cepat dan kerja sama antar lembaga berhasil menemukan jenazah, namun tragis tidak ada harapan bagi korban.

tenggelamepilepsijembatanSungai BirinTim SARBPBDPencarian cepat

Komentar

Memuat komentar...