Thailand-Indonesia Fokus Kolaborasi Pariwisata Kesehatan

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
Thailand-Indonesia Fokus Kolaborasi Pariwisata Kesehatan

Gambar atau konten salah?

Thailand sedang menegaskan keinginannya untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan pariwisata kesehatan. Kedua negara memiliki banyak kesamaan, sehingga potensi kerja sama dianggap tinggi.

Di Kantor Kedutaan Besar Thailand di Jakarta, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, mengungkapkan bahwa ia pernah berdiskusi dengan Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana. Namun, ia menegaskan bahwa perbincangan tersebut masih berada pada tahap umum dan belum mencapai kesepakatan spesifik.

“Kami sudah membahas peluang kolaborasi, tetapi masih sebatas umum dan belum mengarah ke kerja sama yang spesifik. Bidang ini punya potensi untuk dikerjakan bersama, namun perlu dibahas lebih lanjut, terutama soal bagaimana pelaksanaannya,” kata Dubes Prapan kepada awak media di Kantor Kedutaan Besar Thailand, Jakarta, Selasa, 05 Mei 2026.

Prapan menilai bahwa kekuatan Thailand dan Indonesia di sektor wellness membuka ruang kolaborasi, bukan persaingan. Kedua negara memiliki kekayaan alam, termasuk herbal dan rempah, yang dapat dimanfaatkan untuk layanan kesehatan berbasis pencegahan dan pariwisata kesehatan.

“Thailand atau Indonesia punya sumber daya alam yang melimpah, terutama untuk tanaman herbal dan rempah-rempah. Ini bisa dimanfaatkan untuk wellness, ini jadi salah satu hal yang potensial yang bisa dikembangkan bersama-sama,” ungkapnya.

Thailand terus mempromosikan diri sebagai pusat wellness global melalui program “Wellness Hub Thailand: The Land of Life”. Dalam kegiatan di Kantor Kedubes Thailand, perwakilan pemerintah Thailand membawa pusat layanan kesehatan preventif asal Bangkok, Bangkok Dusit Medical Services (BDMS), untuk memetakan potensi tersebut.

BDMS Wellness Clinic menjelaskan konsep wisata kesehatan yang menggabungkan layanan medis preventif dengan pengalaman relaksasi. CEO BDMS Wellness Clinic, Dr. Tanupol Virunhagarun, mengatakan Thailand menawarkan pendekatan menyeluruh, mulai dari meditasi, yoga, hingga spa dan retret alam.

“Thailand tidak hanya menawarkan tempat berlibur, tetapi juga pengalaman untuk memulihkan kesehatan tubuh dan pikiran secara menyeluruh,” ungkap Dr. Tanupol yang akrab disapa Dr. Em.

Thailand juga melihat Indonesia sebagai pasar potensial, seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan preventif akibat tingginya kasus penyakit tidak menular. Dengan peluang tersebut, kerja sama kedua negara dinilai dapat memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai destinasi wisata kesehatan dunia.

“Jadi kami percaya bahwa ini adalah hal-hal dasar manusia yang mereka butuhkan, itulah sebabnya kami mencoba membuat hal ini, proyek ‘Wellness Hub Thailand’,” ujarnya.

Kesempatan ini menandai langkah awal bagi kedua negara untuk menjajaki potensi wellness tourism yang dapat saling menguntungkan dan memperkuat hubungan ekonomi serta kesehatan regional.

pariwisata kesehatanwellness hubBangkok Dusit Medical Servicesherbalrempahwellness tourismAsia Tenggara

Komentar

Memuat komentar...