TKA SMP 2026 Lancar, Tidak Ada Kebocoran Soal, Lebih Baik
Gambar atau konten salah?
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar mengungkapkan hasil evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026. Menurutnya, proses ujian berjalan lancar di sebagian besar wilayah.
Fajar menambahkan bahwa dibandingkan dengan pelaksanaan TKA SMP pada November 2025, ujian tahun ini lebih baik karena sudah memperbaiki hal-hal yang ditemukan sebelumnya. Ia juga mengingatkan bahwa pada TKA SMA masih ada kendala teknis, seperti pemadaman listrik mendadak.
“Nah, alhamdulillah kemarin kita evaluasi pelaksanaan TKA untuk SMP tanggal 6 sampai tanggal 16 itu lancar. Lancar di banyak tempat, tidak ada lagi kendala soal koneksi internet, begitu ya,” kata Fajar saat ditemui di SDN Rawabuntu 03 Tangerang Selatan, 30 April 2026.
Fajar menegaskan tidak ada kasus kebocoran soal pada TKA SMP di media sosial. Hal ini berbeda dengan pelaksanaan TKA SMA, di mana beberapa siswa melakukan live streaming saat ujian sehingga soal bocor.
“Dan juga tidak ada lagi bocoran di media sosial yang mungkin sempat terjadi di level jenjang SMA, gitu,” tuturnya.
Menambahkan pendapatnya, Kepala Badan Kurikulum, Standar, dan Asesmen Pendidikan (BKSAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyatakan tidak ada kebocoran soal yang berarti. “Tidak ada kebocoran yang sangat berarti ya. Kemarin itu tidak seperti yang dulu SMA/SMK ya. Sekarang itu biasa saja, tidak ada peningkatan yang sangat berarti dalam pelaksanaan tahun ini ya,” tambahnya.
Fajar menjelaskan bahwa pihaknya telah menggandeng pemerintah daerah dan Polri setempat untuk menjaga integritas ujian. “Kita bekerja sama dengan Polri juga dalam hal pelaksanaan ujian ini, dan ada penyelia ya, penyelia yang kita tugaskan untuk mengawasi seluruh ujian walaupun dia online, jadi bisa apa integritasnya bisa dijaga,” katanya.
Ia juga mengaku sudah melakukan pengamatan di beberapa kota, seperti Mataram di NTB dan Wonogiri di Jawa Tengah. Semua ujian di sana berjalan lancar. “Alhamdulillah lancar, dan hari ini kita lihat juga lancar yang ada di SDN Rawabuntu 03,” ujarnya.
Fajar menilai bahwa secara umum SMP dan SD lebih baik dibandingkan SMA, karena SMA masih merupakan tahap awal yang memerlukan evaluasi lebih mendalam. “Saya kira secara umum SMP sama SD kan jauh lebih baik dibandingkan SMA karena kalau SMA kan memang betul-betul kita merintis tahap awal sehingga untuk SMP, SD ini kita belajar banyak dan alhamdulillah tidak ada masalah yang cukup berarti sejauh ini,” tambah Wamendikdasmen.
Dengan demikian, pelaksanaan TKA SMP 2026 terlihat lebih stabil, tidak ada kebocoran soal, dan didukung oleh pengawasan Polri serta evaluasi positif dibandingkan pelaksanaan TKA SMA.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
