Tradisi Halal Bihalal: Cara Mempererat Ikatan Setelah Lebaran
Gambar atau konten salah?
Halal Bihalal adalah tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Setelah melewati momen lebaran, orang-orang biasanya mengadakan acara ini untuk mempererat hubungan sosial di antara keluarga, teman, dan tetangga.
Istilah Halal Bihalal berasal dari bahasa Arab “halal al-habi”, yang berarti “benang kusut yang terurai kembali”. Maknanya dapat dipahami sebagai upaya mengurai kekusutan hubungan antarmanusia, sehingga semua pihak dapat saling memaafkan.
Untuk memastikan acara berjalan lancar, penyusunan rundown atau susunan acara sangat penting. Berikut contoh susunan acara formal dan informal yang sering dipakai.
Susunan Acara Formal
- 1. Pembukaan oleh MC
- 2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
- 3. Sambutan dari pimpinan
- 4. Sambutan dari tamu undangan
- 5. Halal bihalal
- 6. Ceramah singkat
- 7. Makan bersama
- 8. Sesi pemberian hadiah untuk pegawai berprestasi
- 9. Doa bersama
- 10. Foto bersama
- 11. Penutup dari MC
Susunan Acara Formal (Contoh 2)
- 1. Pembukaan oleh MC
- 2. Pembacaan doa untuk keberkahan
- 3. Sambutan dari pimpinan
- 4. Sambutan dari perwakilan karyawan
- 5. Tausiyah dari ustadz
- 6. Sesi salam-salaman
- 7. Sesi doorprize dan games
- 8. Makan bersama
- 9. Foto bersama
- 10. Penutup dari MC
Susunan Acara Informal
- 1. Pembukaan oleh MC (bisa dilakukan oleh salah satu anggota keluarga secara santai)
- 2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
- 3. Sambutan dari tuan rumah
- 4. Sesi maaf‑maafan
- 5. Makan bersama
- 6. Ice Breaking
- 7. Pembagian THR
- 8. Foto bersama
- 9. Diakhir dengan ngobrol santai
Susunan Acara Informal (Contoh 2)
- 1. Pembukaan santai dari MC
- 2. Sharing session (bercerita singkat tentang kabar terbaru)
- 3. Sesi maaf‑maafan (membentuk lingkaran)
- 4. Makan bersama
- 5. Karaoke
- 6. Fun games dan doorprize
- 7. Sesi foto atau tiktokan
- 8. Closing dan doa
Tips Agar Acara Halal Bihalal Berjalan Lancar
- Tentukan tema acara dari awal
- Buat susunan acara sesuai kebutuhan
- Pilih MC yang komunikatif
- Siapkan konsumsi yang cukup sesuai jumlah tamu undangan
- Jaga suasana tetap nyaman
Dengan contoh susunan acara atau rundown di atas, acara halal bihalal akan berjalan lancar, nyaman, dan berkesan. Tradisi tahunan ini bukan sekadar kumpul dan makan‑makan, melainkan juga momen penting untuk memperbaiki hubungan dan mempererat kebersamaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tabanan Targetkan Parkir Jatiluwih Rampung 2026-2027
Dana Rp14 M Disiapkan untuk Perbaikan Saluran Air di Kuta Utara
Hujan Ringan di Lima Wilayah Bali, Cerah di Denpasar
SIM Keliling Klungkung dan Badung Kembali Beroperasi
Soma Kliwon Kuningan: Hari Ini Tidak Baik untuk Upacara Ngaben
Jadwal Shalat Denpasar 22 Juni 2025: Subuh Pukul 05:10
Berita Terbaru
Tarif Rp 1 untuk Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Berlaku 3 Hari
Marshal Ladislav Akhirnya Bicara, Bezzecchi Minta Maaf Langsung
IPO SpaceX Ciptakan Miliarder Baru, Nilai Saham Karyawan Tembus Triliun
Prabowo Kirim Anggrek Ungu ke Jokowi di Malam Hari
Wali Kota Bandung Bubarkan Pedagang Cuanki di Depan Masjid Pusdai
Hujan Deras Surabaya, Empat Rute Bus Dialihkan
Tiga Kuliner Favorit Jokowi, Makanan Haram yang Perlu Diwaspadai
