Turis Denda Jutaan Rupiah Setelah Masuk Kandang Kuda Nil
Gambar atau konten salah?
Bangkok, 16 April 2026 – Seorang turis berani memasuki kandang Moo Deng di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, Chonburi, Thailand. Dalam hitungan menit, ia menghadapi denda jutaan rupiah.
Insiden terjadi pada 17 Maret 2026. Pengunjung pria itu memanjat pagar pembatas dan masuk ke kandang yang dihuni oleh Moo Deng, kuda nil kerdil, dan induknya. Menurut direktur Narongwit Chodchoy, pria tersebut, yang dikenal sebagai wisatawan lokal, berhasil masuk saat penjaga tidak berada di tempat. Pada saat itu, tidak ada pengunjung lain di sekitar kandang.
Pria tersebut berada di dalam kandang selama sekitar dua menit sebelum staf menyadarinya. Chodchoy menegaskan bahwa pria itu tidak mencoba melarikan diri ketika kebun binatang menghubungi polisi. Rekaman keamanan yang beredar luas menunjukkan seorang pria dengan topi hitam, kacamata hitam, tank top hijau, dan celana pendek cokelat mendekati Moo Deng dan ibunya, Jona, sambil memegang tablet, seolah‑olah sedang merekam.
Pihak kebun binatang menyatakan di halaman resmi mereka bahwa Moo Deng dan Jona tidak terluka, meskipun mereka sedikit terkejut akibat kejadian tersebut dan sedang dipantau oleh dokter hewan. Pria itu didakwa atas pelanggaran masuk tanpa izin, dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.
Pengadilan Thailand menjatuhkan denda sebesar 10.000 baht (sekitar Rp 5,3 jutaan) kepada pria tersebut setelah ia memasuki kandang yang dihuni oleh kuda nil kerdil Moo Deng yang viral. Kebun binatang menegaskan kembali peraturan bahwa memanjat atau memasuki kandang hewan dilarang.
“Bersama-sama, jagalah kesejahteraan hewan liar untuk memastikan Moo Deng dan semua hewan bahagia dan aman. Nikmati kelucuan dari kejauhan, hormati peraturan,” pernyataan manajemen kebun binatang.
Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, yang terletak sekitar 100 km tenggara Bangkok, mencakup hampir 2.000 hektar dan menampung lebih dari 2.000 hewan. Sejak insiden tersebut, Chodchoy mengatakan kepada AFP bahwa kebun binatang telah “meningkatkan patroli keamanan untuk mencegah penyusup”.
“Kami melatih staf tentang apa yang harus dilakukan jika ada hewan yang melarikan diri, tetapi mulai sekarang, kami harus melatih mereka tentang apa yang harus dilakukan jika ada penyusup,” katanya.
Menanggapi putusan tersebut, ia menegaskan bahwa tidak seorang pun dapat melanggar hak‑hak hewan, tidak peduli apakah mereka berada di dalam kandang atau di alam liar. “Kami belajar dari pelajaran ini dan tidak akan membiarkannya terjadi lagi - tidak pada Moo Deng dan tidak pada hewan lain di kebun binatang,” kata Chodchoy.
Moo Deng, yang namanya berasal dari kata dalam bahasa Thailand untuk “babi yang kenyal,” lahir pada tahun 2024 di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow. Ia menjadi sensasi internet global dalam beberapa minggu setelah kelahirannya setelah video‑video yang menunjukkan dirinya menggigit penjaganya, terpeleset saat disiram air, dan mengikuti ibunya menjadi viral di media sosial dan menarik jutaan penonton.
Insiden ini menyoroti pentingnya patroli keamanan yang konsisten di kebun binatang. Meskipun hewan tetap aman, kejadian ini mengingatkan pengunjung untuk menghormati batasan dan peraturan demi keselamatan semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Pendaki Terjatuh di Gunung Semeru, Evakuasi Sempat Lama
Allo PayLater dan Allo Prime Diskon 20% di Trans Studio
Berita Terbaru
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
