Ubi Cream Cheese Viral, Pakai Telur Agar Seimbang Saja

Hari W. · 2 min baca · 17 hari lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Ubi Cream Cheese Viral, Pakai Telur Agar Seimbang Saja

Gambar atau konten salah?

Pada akhir bulan 14 Mei 2026, tren makanan berbahan dasar ubi yang diberi topping cream cheese menjadi sorotan di media sosial. Banyak orang berkunjung ke supermarket untuk mencicipinya, menganggapnya lebih sehat dibanding dessert berbahan tepung. Namun, apakah rasa manis dan lembutnya memang cocok untuk pola makan sehat?

Menurut dr. Tjandraningrum, SpGK, kombinasi ubi dan cream cheese sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, cream cheese lebih sering dipadukan dengan roti sebelum kini populer dikombinasikan dengan ubi.

Jadi sebenarnya, ubi dan cream cheese itu merupakan variasi menu. Dasarnya sama, merupakan variasi dari karbohidrat dan lemak. Pada zaman dulu sebelum musim ubi dan cream cheese ini, biasanya cream cheese dikombinasikan dengan roti,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa olahan ubi cream cheese cenderung rendah protein jika hanya mengandalkan ubi dan cream cheese saja. “Kalau misalnya ubi, untuk topping kita bisa pakai seperti yang lagi kekinian juga. Bisa dikombinasikan dengan edamame atau kacang sebagai sumber protein, atau telur sebagai sumber protein dan lemak baik,” katanya.

Penelitian dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa konsumsi protein bersama makanan sumber karbohidrat dapat membantu memperlambat pengosongan lambung. Akibatnya, kenaikan gula darah setelah makan berlangsung lebih bertahap. Dengan demikian, kombinasi karbohidrat dan protein dinilai lebih seimbang dibanding hanya mengonsumsi karbohidrat dengan topping tinggi lemak atau gula saja.

Dr. Tjandraningrum menekankan peran protein dalam menjaga massa otot, memperbaiki jaringan tubuh, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. “Kalau cream cheese dan ubi, karena proteinnya sedikit sekali, mungkin cuma 2 gram, padahal kita butuh sekali makan sekitar 10-20 gram per kali makan,” ujarnya.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat menambahkan lauk atau bahan lain yang mengandung protein lebih tinggi pada olahan ubi viral tersebut. “Jadi mungkin bisa ditambahkan menu yang mengandung protein tinggi. Lauk-pauk lah ya, seperti mungkin dicampur dengan ayam, ayam suwir, atau ayam giling ya, atau dengan telur. Yang paling gampang telur sebagai kombinasi untuk makanan yang lebih sehat,” lanjutnya.

Dengan menambahkan sumber protein, kombinasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi lebih seimbang. Hal ini dapat mengurangi risiko lonjakan gula darah dan membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Video “Viral Ubi Cream Cheese, Kombinasi Nikmat Kaya Gizi? Ini Kata Dokter” menampilkan penjelasan lebih lanjut dari dr. Tjandraningrum. Menurutnya, meski rasa manisnya menggoda, menyeimbangkan makronutrisi tetap penting untuk kesehatan jangka panjang.

Kesimpulannya, ubi dengan topping cream cheese memang menarik secara visual, namun menambahkan sumber protein seperti telur, ayam, atau kacang dapat memperbaiki nilai gizi. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga lebih cocok untuk pola makan seimbang.

ubicream cheeseproteingula darahpola makan sehatkarbohidratlemak

Komentar

Memuat komentar...