UM-PTKIN 2026: Pendaftaran Terbuka Hingga 30 Mei segera

Rizki W. · 2 min baca · 21 hari lalu · 85 dibaca
Bisik.id
UM-PTKIN 2026: Pendaftaran Terbuka Hingga 30 Mei segera

Gambar atau konten salah?

Pendaftaran seleksi UM-PTKIN 2026 masih terbuka hingga 30 Mei 2026. Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui https://um.ptkin.ac.id/ dengan biaya Rp 200 ribu. Informasi lengkap tentang prosedur pendaftaran dan persyaratan dapat diakses di situs resmi tersebut.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof Abd Aziz, menegaskan bahwa ada 58 jenis program studi yang dapat dipilih. Prodi-prodi tersebut tersebar di 58 PTKIN dan 1 PTN. Ia menambahkan bahwa tidak hanya prodi agama, tetapi juga prodi umum tersedia bagi peserta. Beberapa PTKIN bahkan menambah prodi baru untuk menyesuaikan kebutuhan pasar kerja.

Dalam acara Konferensi Pers Pendaftaran UM-PTKIN 2026 di The Grand Platinum Hotel Jakarta, Rabu 13 Agustus 2026, Prof Abd Aziz menjelaskan alasan diikutkannya prodi baru. Ia berkata, “Kenapa diikutkan di UM-PTKIN? Prodi baru ini belum memungkinkan atau belum eligible untuk diikutkan di SNBP dan juga SNBT Kemdiktisaintek,”. Pernyataan ini menyoroti keterbatasan akses prodi baru di sistem seleksi nasional.

Bendahara Forum Pimpinan PTKIN, Prof Martin Kustati, menambahkan bahwa prodi umum di PTKIN akan membekali mahasiswa dengan ilmu umum dan keagamaan. Ia menyatakan, “Artinya, di antara revelation (keagamaan), knowledge (ilmu umum), dan culture (budaya). Inilah yang menjadi kelebihan dari alumni-alumni di PTKIN,”. Penekanan ini menegaskan nilai tambah multidisipliner bagi lulusan.

Berbagai prodi umum yang dapat dipilih calon peserta meliputi aktuaria, kedokteran, kesehatan masyarakat, psikologi umum, hingga hukum. Dengan demikian, lulusan PTKIN tidak hanya menjadi pendakwah, tetapi juga dapat bekerja sebagai pengusaha, diplomat, politisi, dokter, dan profesi lainnya. Pilihan prodi ini memperluas peluang karier bagi mahasiswa.

Rosihon Anwar, Bendahara Panitia Nasional PMB PTKIN, menegaskan bahwa PTKIN, khususnya UIN, memiliki prinsip interkoneksi keilmuan. Ia menjelaskan, “UIN masa kini juga telah bertransformasi dan memiliki berbagai fakultas umum. Contohnya, Fakultas Sains dan Teknologi, yang di dalamnya ada prodi teknik elektro, fisika murni, biologi murni, dan lainnya.” Ia juga menambahkan, “Ada juga fakultas sains dan psikologi, juga ada fakultas kedokteran, kesehatan dan kesejahteraan, dan fakultas-fakultas lain, karena UIN itu punya mandat untuk mengkaji prodi umum,”.

Rosihon menyoroti upaya PTKIN untuk mendapatkan rekomendasi internasional. Ia menyatakan, “Saat ini PTKIN sedang menempatkan diri untuk mendapatkan rekomendasi internasional. Ia menyebut banyak prodi di PTKIN juga sudah mendapatkan akreditasi dan sertifikasi internasional.” Ia menutup dengan, “Banyak sekali beberapa kampus yang sudah memiliki sertifikat,”.

Dengan adanya prodi umum yang beragam, UM-PTKIN 2026 membuka peluang bagi mahasiswa untuk menggabungkan ilmu keagamaan dengan ilmu dunia. Program ini menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan memperluas jangkauan karier alumni. Pendaftaran masih berlangsung hingga akhir bulan Mei, jadi calon peserta diharapkan segera mendaftar untuk memastikan tempat di program yang diinginkan.

UM-PTKIN 2026pendaftaran online58 program studiprodi umumSNBPSNBT Kemdiknasakreditasi internasional

Komentar

Memuat komentar...