Unpad Luncurkan SMUP Mandiri 2026 Tanpa IPI untuk Pendaftar
Gambar atau konten salah?
1 April 2026 menandai pembukaan Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Mandiri. Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka beberapa jalur seleksi: ujian SMUP dan rapor, UTBK dan rapor, serta minat dan bakat. Jumlah kursi yang tersedia adalah 3.868, terbagi 3.373 untuk program sarjana dan 495 untuk program sarjana terapan (vokasi).
Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan UKT maupun IPI pada SMUP Mandiri. Ia berkata, “Unpad berkomitmen, seleksi mandiri yang kami lakukan ini tidak mengalami peningkatan biaya dibanding tahun sebelumnya. Pengertian 'mandiri' di sini jangan dimaknai sebagai upaya Unpad untuk mencari pendanaan tetapi sebagai cara Unpad memiliki instrumen penilaian seleksi calon mahasiswa secara lebih presisi dan lebih sesuai kekhasan Unpad,” ia sampaikan dalam acara Ayo Kenal Unpad: Sosialisasi SMUP Mandiri 2026. Acara tersebut berlangsung hybrid pada Senin, 6 April 2026.
Arief menambahkan bahwa Unpad akan mempertimbangkan banyak faktor dalam menilai calon mahasiswa. Selain prestasi akademik, minat, dan bakat, universitas juga memperhatikan variabel lain yang selama ini menjadi perhatian. Salah satu program unggulan adalah Program Keberpihakan Unpad, yang memberi kesempatan kepada mahasiswa dari daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), disabilitas, yang belum terakomodasi di kampus negeri, serta berasal dari sekolah yang belum terwakili di Unpad.
Unpad berencana menerima 9.443 calon mahasiswa baru pada tahun 2026. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menjelaskan bahwa pendaftar melalui jalur minat dan bakat tidak dikenakan biaya IPI dan hanya membayar UKT. Ia juga menginformasikan bahwa Unpad menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa yang lulus dari berbagai jalur seleksi.
Dalam Program Keberpihakan Unpad, ada beasiswa khusus bagi peserta dengan kebutuhan khusus (disabilitas) yang lulus melalui jalur SNBP dan SNBT. Selain itu, ada keberpihakan melalui program beasiswa bagi peserta KIPK di seleksi mandiri dengan kuota terbatas, ungkap Zahrotur.
Dengan kebijakan ini, Unpad menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses pendidikan yang lebih adil dan terukur. Program ini tidak hanya menambah jumlah mahasiswa, tetapi juga memperluas jangkauan bagi kelompok yang sebelumnya kurang terwakili. Sehingga, SMUP Mandiri 2026 menjadi contoh upaya universitas dalam menyeimbangkan kualitas dan inklusivitas pendidikan tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
Strip Tes Minyak Babi: Alat Praktis Deteksi Halal Rutin
Alumni Teknik ITB 2025: Penghasilan Rp 10 Miliar Tertinggi
Kampus Bisa Punya SPPG: Solusi Gizi Nasional, Tak Wajib!
Komisi X Fokus Kesejahteraan Dosen PTS, Dukung Anggaran
Berita Terbaru
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
