UTBK 2026: Jadwal Siang Berubah, Periksa Waktu di Pusat
Gambar atau konten salah?
UTBK 2026 akan diadakan pada Selasa, 21 April 2026. Pada hari tersebut, jadwal sesi siang di setiap pusat UTBK PTN bisa berbeda. Perbedaan ini disebabkan penyesuaian waktu salat di masing‑masing lokasi. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan hal ini lewat akun Instagram resminya, dikutip pada 19 April 2026.
Karena perubahan jadwal, SNPMB mengingatkan peserta untuk memeriksa jadwal yang sudah disesuaikan di pusat UTBK masing‑masing atau di media sosial perguruan tinggi tempat ujian. Peserta juga diminta konfirmasi jadwal secara langsung di lokasi ujian agar tidak terlambat. Tiba lebih awal menjadi kunci agar tidak terlewat.
Menurut tata tertib UTBK 2026, peserta harus datang paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai. Tidak ada toleransi, apapun alasan keterlambatan setelah waktu tes mulai. Sebelum hari ujian, peserta juga harus sudah mengetahui ruang dan lokasi ujian satu hari sebelumnya. Informasi tersebut dapat dicek di kartu tanda peserta UTBK.
Dokumen wajib yang harus dibawa ke lokasi ujian meliputi:
- Kartu tanda peserta UTBK
- Salah satu dari:
- Fotokopi ijazah SMA, SMK, MA, atau sederajat yang sudah dilegalisasi
- Surat keterangan sedang menempuh kelas 12 dari kepala sekolah, ditempel pasfoto berwarna terbaru dan diberi cap sekolah
- Kartu identitas asli
Pastikan semua dokumen tercetak jelas dan tidak terpotong, termasuk QR code dan foto peserta. Kartu tanda peserta UTBK dapat dicetak di kertas ukuran A4 atau F4.
Aturan pakaian juga harus diikuti. Peserta tidak boleh mengenakan kaos oblong atau t‑shirt. Sepatu wajib dipakai. Pakaian lain diharapkan tetap rapi dan tidak mengganggu proses ujian.
Selalu cek jadwal dan persyaratan sebelum berangkat. Keterlambatan atau ketidaksesuaian dokumen dapat membuat peserta tidak dapat mengikuti ujian. Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan.
Semoga lancar mengerjakan UTBK 2026, detikers, dan diterima di perguruan tinggi tujuan! (twu/nwk)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
Strip Tes Minyak Babi: Alat Praktis Deteksi Halal Rutin
Alumni Teknik ITB 2025: Penghasilan Rp 10 Miliar Tertinggi
Kampus Bisa Punya SPPG: Solusi Gizi Nasional, Tak Wajib!
Berita Terbaru
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Malaysia Pemenang Piala Dunia 2026, Indonesia Hanya Putros
Rupiah Tertekan, Dolar Naik, BI Terapkan Threshold Valas
