Wabah Meningitis Meningokokus di Canterbury, Inggris, 2 Meninggal

Dani L. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Wabah Meningitis Meningokokus di Canterbury, Inggris, 2 Meninggal

Gambar atau konten salah?

Wabah meningitis meningokokus di Canterbury, Inggris, menimbulkan kekhawatiran. Otoritas kesehatan mencatat puluhan kasus, termasuk korban jiwa.

Badan kesehatan Inggris melaporkan lebih dari 20 kasus terkonfirmasi dan 11 kasus suspek, dengan dua orang meninggal dunia. Penularan terjadi di sebuah klub malam pada 1 Maret 2026.

Pejabat kesehatan menegaskan skenario terburuk tetap dipertimbangkan, meski peluangnya kecil. "Ini sangat tidak mungkin," ujar pejabat kesehatan publik, terkait kemungkinan wabah meluas ke luar wilayah. Ia mengakui potensi penularan dari individu yang bepergian setelah terpapar.

Meningitis meningokokus adalah infeksi bakteri serius yang menyerang selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Penyakit ini dapat berkembang sangat cepat dan berisiko fatal. Dokter penyakit menular menekankan bahwa kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. "Ini adalah keadaan darurat medis dan harus segera ditangani dokter," kata seorang ahli penyakit infeksi, dikutip dari NYpost. "Dalam beberapa kasus, infeksi dapat berkembang sangat cepat, dan seseorang bisa meninggal dalam beberapa jam," tambahnya.

Gejala pada remaja dan orang dewasa meliputi:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala hebat
  • Leher kaku
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Gangguan konsentrasi

Gejala pada bayi berbeda, seperti:

  • Tidak mau makan
  • Tubuh lemas
  • Rewel atau gelisah

Risiko penyebaran tetap ada, terutama melalui kontak dekat di tempat ramai. Peningkatan kasus penyakit meningokokus juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara dalam beberapa tahun terakhir.

Wabah ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan tindakan cepat. Penyakit ini dapat menular dengan cepat, sehingga upaya pencegahan dan pengobatan harus segera dilakukan.

Wabah meningitis meningokokusCanterburyklub malampenyakit menularpencegahankewaspadaanpenularan

Komentar

Memuat komentar...