5 Jenis Terong Dunia: Amerika, China, India, Italia
Gambar atau konten salah?
Terong, sayuran yang sering terlihat di meja makan, ternyata hadir dalam banyak variasi. Setiap negara menampilkan bentuk, warna, dan rasa yang berbeda, mulai dari yang besar hingga kecil. Di Indonesia, terong biasanya diolah menjadi Sambal balado atau tumisan sederhana. Namun di luar negeri, setiap jenis terong memiliki cara masak khas.
Berikut ini lima jenis terong yang paling dikenal di dunia, lengkap dengan ciri khas dan cara penyajian masing-masing.
- Terong Amerika
Terong ini juga dipanggil aubergine atau globe eggplant. Bentuknya lonjong, panjangnya 15–25 cm. Kulitnya ungu tua kehitaman, halus, dan mengilap. Daging buahnya putih krem dengan biji kecil yang masih bisa dimakan. Terong Amerika mudah ditemukan di supermarket dengan harga terjangkau. Teksturnya tebal, cocok untuk digoreng, dipanggang, atau dipanggang grill.
- Terong China
Juga dikenal sebagai Japanese eggplant, terong ini ramping dan panjang, sekitar 15–20 cm. Kulit tipis berwarna ungu muda hingga ungu tua, dagingnya putih lembut. Bijinya sedikit, rasanya lebih halus dibanding jenis lain. Terong ini populer di Indonesia. Saat dimasak, teksturnya menjadi creamy dan lembut, cocok untuk tumisan, grill, atau dikukus dengan saus cabai dan bawang putih.
- Terong India
Terong kecil ini disebut ratna eggplant, brinjal, atau baby eggplant. Ukurannya hanya 5–7 cm, berbentuk telur. Kulitnya ungu kemerahan, ketebalan sedang. Dagingnya putih krem, padat, renyah, dan memiliki biji kecil yang bisa dimakan. Saat dimasak, rasanya lembut dengan sentuhan manis. Terong India sering dipakai untuk kari India, tapi juga enak dipanggang atau diisi.
- Terong Italia
Terong ini dikenal dengan nama melanzane. Bentuknya mirip terong Amerika, tapi lebih kecil, 12–20 cm, dengan kulit ungu tua. Kulitnya lebih tipis, dagingnya lembut. Rasanya cenderung lebih manis dibanding terong besar lainnya. Cocok untuk diisi, dipanggang, atau dipanggang oven.
- Terong Thailand
Terong kecil ini disebut makhuea, berbentuk bulat seperti bola golf. Warnanya beragam: putih, ungu, hingga hijau bergaris. Ukurannya sangat kecil, 2–3 cm, dengan tekstur renyah. Rasanya ringan, sedikit pahit khas. Terong Thailand sering dipakai dalam kari hijau dan kari merah Thailand. Di Indonesia, terong ini biasa menjadi lalapan, dimakan mentah dengan sambal atau saus pedas.
Menurut data yang dikutip dari purveyd.com pada 16 Maret 2022, kelima jenis terong ini menunjukkan variasi yang luas dalam bentuk, ukuran, dan rasa. Di Indonesia, terong biasanya disajikan dalam hidangan sederhana, namun potensi rasa yang beragam menandakan bahwa terong dapat menjadi bahan utama dalam berbagai masakan internasional.
Dengan berbagai cara penyajian, terong tidak hanya menjadi sayuran pelengkap, tetapi juga dapat menjadi pusat cita rasa dalam setiap hidangan. Keanekaragaman ini memberi peluang bagi koki dan penggemar masak untuk bereksperimen dan menemukan kombinasi rasa baru yang menarik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Penyakit Ginjal Anak Naik, Minuman Manis Bertanggungjawab
Kista Ovarium: Kenali Jenis, Risiko, dan Solusi Laparoskopi
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
