AceKid: Susu Formula Fresh, Berbahan Susu Segar Indonesia

Sari D. · 3 min baca · 59 menit lalu · 26 dibaca
Bisik.id
AceKid: Susu Formula Fresh, Berbahan Susu Segar Indonesia

Gambar atau konten salah?

Di tengah banyaknya pilihan produk nutrisi anak di pasaran, pemahaman orang tua Indonesia tentang komposisi utama, asal‑usul bahan, dan proses produksi masih perlu terus diperkuat. Tantangan kesehatan anak seperti stunting, kerusakan gigi atau karies, serta obesitas masih membayangi Indonesia.

Menjawab kebutuhan ini, AceKid resmi hadir sebagai susu formula pertumbuhan super premium pertama yang menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan dasar utama dengan sumber yang dapat ditelusuri. Produk ini diluncurkan FEIHE International bersama MAKUKU dalam acara bertajuk “Let’s Witness Together, a New Fresh Standard from AceKid” di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, hari ini.

“Saat itu saya melihat daftar komposisi produk susu formula yang ada. Saya cukup kaget karena banyak susu formula di Indonesia masih menggunakan susu bubuk sebagai bahan utamanya serta mengandung perisa sintetik, gula, dan maltodekstrin,” ujar Leng Youbin, pendiri dan CEO FEIHE International, Minggu (07 Juni 2026). Leng menambahkan, susu bubuk telah melalui proses pemanasan suhu tinggi berulang sehingga banyak nutrisi aktif alaminya berkurang. Dari situlah muncul harapan untuk membawa standar nutrisi yang lebih baik ke Indonesia. “Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik. Indonesia menjadi pilihan pertama kami,” tambah Leng.

AceKid hadir dengan tiga pendekatan utama. Pertama, menggunakan natural whole milk dari sumber yang dapat ditelusuri. Kedua, mempertahankan kualitas bahan baku lewat sistem pemrosesan one-step fresh. Ketiga, diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI‑RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), menegaskan orang tua perlu lebih kritis membaca label produk nutrisi anak. “Selama ini, banyak orang tua cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti AHA, DHA, Omega‑3, dan Omega‑6, padahal komposisi utama penting untuk dipahami. Kandungan yang tercantum pertama dalam urutan komposisi menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk,” ujar dr. Rini. Ia juga meminta orang tua mengecek jenis susu yang digunakan pada susu formula apakah menggunakan susu segar atau susu bubuk. “Jadi kita lihat komposisi utamanya susu segar atau susu dengan tambahan perisa sintetik. Perisa sintetik ada di dalam susu formula untuk meningkatkan cita rasa dan aroma, jadi kalau kita buka susu dari jauh, sudah kecium baunya,” ucapnya.

Dalam peluncuran ini, Senior Scientist FEIHE International, Zhang Yang PhD, menjelaskan rekam jejak FEIHE dalam menghadirkan inovasi AceKid. Adapun FEIHE telah menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, memiliki 847 paten, serta menyelesaikan 12 uji klinis. FEIHE juga bekerja sama dengan berbagai institusi terkemuka dunia, termasuk Harvard Medical School, Peking University, dan Tsinghua University. “Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi FEIHE dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan,” ujar Zhang. Zhang juga menjelaskan perbedaan mendasar antara susu segar dan susu bubuk sebagai bahan baku formula. “Jika baris pertama komposisi yang Anda lihat adalah susu bubuk, bahan utamanya telah dikeringkan, dikirim, kadang disimpan hingga dua tahun, lalu diproses kembali. Tapi jika baris pertama adalah susu segar, Anda memegang sesuatu yang berbeda secara fundamental,” ujar Zhang.

FEIHE juga memberikan donasi produk AceKid senilai Rp 10 miliar melalui program sosial AceKid Generation. Donasi akan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan di Indonesia melalui Yayasan Warga Bumiputra Indonesia (YWBI). “Di AceKid, kami percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mencapai potensi penuh mereka. Kontribusi hari ini bukan sekadar donasi. Ini adalah cerminan dari pendirian kami, komitmen untuk mendukung kesejahteraan dan juga kemajuan Indonesia, khususnya anak-anak,” ucap CEO AceKid Ivan Lee. “Ini hanyalah permulaan, kami berharap Anda dapat mendukung misi penting ini untuk memberi manfaat bagi lebih banyak keluarga dan anak-anak di tahun‑tahun mendatang,” lanjutnya.

AceKid juga menerima penghargaan Top Innovation Choice Award 2026 untuk kategori Susu Formula yang Terbuat dari Natural Whole Milk dengan Sumber Susu yang Dapat Ditelusuri. Penilaian mencakup tiga aspek, yaitu kebaruan ide inovasi, keunikan sebagai pembeda brand, dan manfaat nyata yang dihadirkan ke pasar.

Acara peluncuran ini menandai langkah penting bagi industri nutrisi anak di Indonesia. Dengan menekankan transparansi komposisi, kualitas bahan baku, dan dukungan ilmiah, AceKid berupaya mengisi celah yang selama ini belum terjamah. Donasi Rp 10 miliar dan penghargaan inovasi menambah kredibilitas produk ini. Bagi orang tua, informasi ini menjadi bahan pertimbangan dalam memilih susu formula yang tepat untuk anak.

AceKidSusu Whole MilkFEIHE InternationalNutrisi AnakDonasi Rp10 MiliarTop Innovation Choice AwardTransparansi Komposisi

Komentar

Memuat komentar...