Antrian panjang SPBU Jember karena kenaikan BBM dibatalkan

Guntur P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Antrian panjang SPBU Jember karena kenaikan BBM dibatalkan

Gambar atau konten salah?

Di Kabupaten Jember, kabar tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada 1 April 2026 menimbulkan kegelisahan warga. Akibatnya, antrean panjang terlihat di beberapa SPBU di kota tersebut.

Antrean terpanjang tercatat di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Jakiwates. Warga berbaris di depan gerbang, menunggu giliran untuk membeli Pertalite, Pertamax, dan Solar. Suasana tegang, kendaraan roda dua dan roda empat menempati area SPBU hingga menutupi jalan raya.

“Saya ikut mengantre karena ada isu kenaikan harga BBM, sejak besok,” kata Abdul Ghofur, salah satu warga yang berada di antrean. Ia menambahkan, “Saya ikut mengantre karena ada isu kenaikan harga BBM, sejak besok,” pada Selasa (31 Maret 2026).

Abdul Ghofur sudah menunggu selama satu jam. Ia mengaku terpaksa tetap antre karena khawatir kehabisan stok BBM. “Saya lihat di beberapa SPBU tadi hanyak yang antre. Saya khawatir gak kebagian BBM untuk beraktivitas besok,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Jember, Muhammad Fawait menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Ia memastikan pemerintah pusat telah memutuskan tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat. “Saya bersyukur mendapat kabar bahwa kenaikan BBM dibatalkan. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang cukup ekstrem, ini menjadi kabar baik,” ungkapnya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jember.

Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan kehadiran pemerintah. Ia menambahkan, “Kita tahu kondisi dunia sedang tidak baik. Harga energi naik turun. Tapi pemerintah hadir agar masyarakat tidak terbebani.”

Observasi lapangan hingga pukul 22:58 menunjukkan antrean panjang di SPBU Jalan Basuki Rahmat dekat Pasar Sabtuan. Kendaraan roda dua maupun roda empat menempati area SPBU hingga jalan raya, menunggu kesempatan membeli BBM.

Situasi ini menyoroti ketidakpastian harga BBM di tengah fluktuasi pasar global, namun juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Kenaikan harga BBMSPBU Jalan Basuki RahmatAntrean panjangPemerintah pusatStabilitas ekonomi lokalFluktuasi harga minyak duniaBupati Jember

Komentar

Memuat komentar...