Apple Luncurkan Update Darurat iOS 18.7.7 Melawan DarkSword
Gambar atau konten salah?
Apple baru saja merilis pembaruan keamanan darurat untuk menutup celah berbahaya yang dapat dimanfaatkan peretas lewat toolkit bernama DarkSword, bahkan hanya dengan membuka situs web. Menurut kutipan dari Techcrunch, Apple mengeluarkan update iOS 18.7.7 dan iPadOS 18.7.7 untuk sejumlah perangkat lama yang belum memperbarui ke iOS 26. Update ini disebut membawa "perlindungan keamanan penting" terhadap serangan berbasis web yang kini semakin canggih.
Ancaman ini bukan main‑main. DarkSword merupakan toolkit eksploitasi lengkap yang menargetkan perangkat Apple dengan iOS 18.4 hingga iOS 18.7. Serangannya tergolong zero‑click atau one‑click, artinya pengguna tidak perlu menginstal aplikasi apa pun – cukup membuka situs yang telah disusupi, maka perangkat bisa langsung terinfeksi.
Apple menyatakan bahwa pengguna yang sudah menjalankan iOS 26 telah terlindungi sejak beberapa pekan lalu.
Menurut laporan peneliti keamanan dari Google Threat Intelligence Group, Lookout, dan iVerify, DarkSword mampu menyusup ke sistem iPhone dan iPad lalu mencuri berbagai data sensitif. Mulai dari pesan pribadi, riwayat browsing, lokasi, kata sandi, hingga dompet kripto.
Lebih mengkhawatirkan lagi, toolkit ini diketahui telah digunakan dalam serangan nyata sejak November 2025. Targetnya tersebar di berbagai negara, termasuk China, Malaysia, Turki, Arab Saudi, hingga Ukraina.
Kini, setelah kode DarkSword bocor ke publik – termasuk melalui GitHub – risiko penyalahgunaannya semakin besar. Artinya, siapa pun dengan kemampuan teknis cukup bisa memanfaatkannya untuk menyerang perangkat yang belum diperbarui.
Bagi pengguna yang belum mendapatkan pembaruan otomatis, Apple menyarankan untuk segera melakukan update secara manual dengan langkah berikut: Masuk ke Settings > General > Software Update, lalu unduh dan instal iOS 18.7.7 atau iPadOS 18.7.7.
Apple juga menyarankan pengguna untuk mengaktifkan fitur Lockdown Mode, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi menjadi target serangan siber, seperti jurnalis, aktivis, atau pejabat.
Dengan pembaruan ini, pengguna iPhone dan iPad yang masih menggunakan versi lama diharapkan dapat mengurangi risiko serangan yang dapat mencuri data pribadi dan keuangan. Mengaktifkan Lockdown Mode juga dapat menambah lapisan perlindungan bagi pengguna yang berada di garis depan informasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Galaxy Buds4 Pro: Kualitas Hi‑Fi, Desain Nyaman, ANC Tinggi
Nvidia Luncurkan RTX Spark: GPU Blackwell & Arm 20 Inti
AMD Luncurkan Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary dan 7700X3D
GREE Indonesia Luncurkan Layanan Pelanggan 24/7 Untuk AC 24 Jam
Kementerian Luar Negeri Perjanjian Baru dengan Pakistan
Xiaomi Luncurkan Smartwatch, Band, Earbud Baru di Indonesia
Berita Terbaru
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
