Apple siapkan pergantian CEO: John Ternus mulai 1 Sep 2024
Gambar atau konten salah?
Apple sedang menyiapkan pergantian kepemimpinan yang sudah lama diperkirakan. Tim Cook, yang berusia 65 tahun, akan menutup masa baktinya sebagai CEO. Ia memimpin perusahaan selama 15 tahun, sejak Steve Jobs mundur karena masalah kesehatan. Di bawah kepemimpinannya, nilai pasar Apple melonjak dari sekitar USD 350 miliar menjadi USD 4 triliun.
Perubahan ini tidak datang secara tiba-tiba. Media melaporkan bahwa rencana transisi sudah dipersiapkan berbulan-bulan. CEO baru, John Ternus, akan mulai menjabat pada 01 September 2024. Selama beberapa tahun terakhir, Ternus telah memainkan peran penting di peluncuran produk. Ia sering tampil pada acara peluncuran, bahkan pada peluncuran MacBook Neo bulan lalu.
Menurut John Gruber, penulis blog Daring Fireball yang sering membahas Apple, “Jumlah waktu yang didapatkan para eksekutif di depan audiens untuk acara-acara peluncuran produk ini berbanding lurus dengan posisi mereka dalam hierarki. Dan Anda tahu, Ternus tampil semakin sering selama lima tahun terakhir.”
Ternus telah bekerja di Apple selama 25 tahun. Ia mengawasi berbagai perubahan penting bagi perusahaan, namun masih banyak yang bertanya bagaimana ia akan memimpin di tengah tantangan besar, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI).
Apple memang sudah lama hadir dengan asisten suara Siri, namun perusahaan tertinggal dalam perlombaan AI. Apple Intelligence diluncurkan pada tahun 2024, namun fitur-fiturnya belum tersedia di ratusan juta iPhone dan teknologinya belum diadopsi secara luas. Apple juga gagal mencapai target merilis versi Siri yang didukung AI pada tahun 2025, dan menyatakan pembaruan akan hadir suatu waktu di tahun ini—langkah yang tidak biasa bagi Apple yang biasanya selalu menepati janjinya.
“Dua tahun terakhir bukanlah masa yang baik bagi Apple di ranah AI,” kata Gruber.
Menurut Chris Deaver, pendiri firma konsultan kepemimpinan BraveCore dan mantan mitra bisnis Apple yang pernah bekerja dengan Ternus, “Mereka tidak pernah tertarik untuk menjadi yang pertama. Mereka selalu tertarik untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Ia memperkirakan Apple kemungkinan besar akan menggunakan pendekatan yang sama terhadap AI.
Walaupun latar belakang Ternus lebih pada hardware daripada software, beberapa pihak mempertanyakan apakah ia orang yang tepat untuk memimpin Apple di era AI. Gruber menilai kritik semacam itu mungkin berpandangan sempit. Menurutnya, langkah Apple menjadikan Ternus sebagai CEO memberi sinyal bahwa perusahaan akan tetap fokus pada hardware saat melangkah maju. Ia menambahkan, “Sebesar apa pun peran AI dalam kehidupan sehari-hari setiap orang nantinya, Anda akan tetap membutuhkan perangkat untuk berinteraksi dengannya. Dan siapa yang lebih baik dari Apple untuk membuat perangkat-perangkat tersebut?”
Transisi ini menandai fase baru bagi Apple. Sementara Cook meninggalkan warisan nilai pasar yang luar biasa, Ternus diharapkan membawa perusahaan ke arah yang lebih terfokus pada hardware sambil tetap memanfaatkan AI dari luar. Perusahaan harus menyeimbangkan keunggulan perangkat kerasnya dengan kebutuhan teknologi AI yang terus berkembang, dan masa depan Apple akan bergantung pada bagaimana kedua elemen tersebut dapat bersinergi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Jack Ma di Moskow: Tantang Mahasiswa Hadapi Ketakutan
Berita Terbaru
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Malaysia Pemenang Piala Dunia 2026, Indonesia Hanya Putros
Rupiah Tertekan, Dolar Naik, BI Terapkan Threshold Valas
