Aprilia Dominas MotoGP 2026, Bezzecchi & Martin 'Aturan Hitam'

Iwan D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Aprilia Dominas MotoGP 2026, Bezzecchi & Martin 'Aturan Hitam'

Gambar atau konten salah?

Le Mans menandai awal musim MotoGP 2026 dengan kehadiran kuat Aprilia. Dua pembalap perusahaan, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, langsung menempati posisi dua teratas di garis start.

Di lima seri pertama, Aprilia berhasil mendominasi. Bezzecchi dan Martin bersama-sama memenangkan enam dari sepuluh balapan. Bezzecchi mencatat tiga kemenangan, dua kali runner‑up di grand prix, dan satu kali finis ketiga di sprint race. Sementara Martin meraih tiga kemenangan—satu di balapan utama—dua kali runner‑up grand prix, dan satu podium sprint race.

Keberhasilan ini menempatkan keduanya sangat dekat di klasemen. Bezzecchi mengamankan 128 poin, hanya satu poin lebih tinggi dari Martin yang memiliki 126 poin. Persaingan ini diprediksi akan berlanjut hingga akhir musim, menambah ketegangan bagi para penggemar.

CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengungkapkan adanya “aturan hitam” yang harus dipatuhi kedua pembalap. Menurutnya, Bezzecchi dan Martin bebas bersaing di lintasan, namun wajib saling menghormati agar tidak menimbulkan ketegangan yang tidak perlu.

“Aturan sederhananya adalah mereka harus saling menghormati. Kalau mereka melakukannya, maka tidak akan ada masalah. Mereka yang paling beruntung, yang akan berhasil. Kalau mereka tidak melakukannya, maka saya akan harus melakukan pekerjaan saya dan mengingatkan mereka bahwa mereka harus saling menghormati,” kata Rivola dalam kutipan Crash.

“Saya kira kami tidak perlu sampai marah; saya akan marah ketika tidak ada rasa hormat di antara orang-orang. Sejauh ini tidak seperti itu,” tambah Rivola, berusia 54 tahun.

“Saya kira kami punya dua pebalap yang tidak hanya kencak, melainkan juga profesional yang hebat. Saya kira mereka akan saling menghormati; mereka tahu persis aturannya, ‘aturan hitam’ dengan sangat baik, dalam dua kata: saling manghormati,” tekankan Rivola.

Keberhasilan Aprilia di musim ini menunjukkan kombinasi antara performa mesin dan disiplin tim. Keduanya, Bezzecchi dan Martin, tampak siap menantang satu sama lain di sisa perjalanan musim, sambil menjaga hubungan profesional yang telah ditetapkan oleh pemilik perusahaan.

MotoGP 2026ApriliaMarco BezzecchiJorge Martinkemenanganaturan hitamdisiplin tim

Komentar

Memuat komentar...