Armuzna 2026: Jadwal Puncak Haji, Kelelahan Jemaah

Fajar H. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 271 dibaca
Bisik.id
Armuzna 2026: Jadwal Puncak Haji, Kelelahan Jemaah

Gambar atau konten salah?

Surabaya, 2026. Musim haji sedang berlangsung, dan di tengah rangkaian ibadah, puncak yang paling penting disebut Armuzna. Puncak ini menandai fase akhir ibadah haji, di mana jemaah menempuh tiga lokasi utama: Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Mulai dari tanggal 9 Dzulhijjah, seluruh jemaah bergerak mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.

Armuzna bukan sekadar istilah; ia mencakup rangkaian aktivitas yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Banyak jemaah yang merasakan kelelahan parah, bahkan ada yang jatuh sakit atau meninggal selama perjalanan. Di luar musim haji, kawasan ini hanyalah padang pasir berbatu tanpa penduduk. Namun, pada saat pelaksanaan haji, jutaan jemaah berkumpul, bermalam, dan menahan suhu panas yang menyengat. Fasilitas modern seperti tenda berpendingin kini mulai tersedia, meski masih terbatas.

Selama Armuzna, jemaah melakukan ibadah utama: wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina. Setiap proses membawa nilai spiritual mendalam dan menjadi penentu sahnya ibadah haji. Berikut rincian jadwal puncak Armuzna 2026:

  1. 8 Dzulhijjah (Hari Tarwiyah): Jemaah memulai ihram haji dan bergerak menuju Mina.
  2. 9 Dzulhijjah (Hari Arafah): Wukuf di Arafah mulai dari Zuhur hingga matahari terbenam, kemudian menuju Muzdalifah untuk mabit.
  3. 10 Dzulhijjah (Idul Adha): Lempar jumrah Aqabah, penyembelihan kurban, tahalul, dan tawaf ifadah.
  4. 11 Dzulhijjah (Tasyrik I): Mabit di Mina dan lempar tiga jumrah.
  5. 12 Dzulhijjah (Tasyrik II): Lempar jumrah dan pilihan nafar awal.
  6. 13 Dzulhijjah (Tasyrik III): Lempar jumrah dan nafar tsani.

Keputusan resmi Kemenhaj menyiapkan jadwal perjalanan haji 1447 H/2026 M sebagai panduan bagi jemaah, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga kembali ke Indonesia. Berikut kronologi lengkapnya:

  • 21 April 2026 (4 Zulkaidah 1447 H): Jemaah haji masuk asrama haji.
  • 22 April 2026 (5 Zulkaidah 1447 H): Awal pemberangkatan gelombang I dari tanah air ke Madinah.
  • 1 Mei 2026 (14 Zulkaidah 1447 H): Awal pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 6 Mei 2026 (19 Zulkaidah 1447 H): Akhir pemberangkatan gelombang I dari tanah air ke Madinah.
  • 7 Mei 2026 (20 Zulkaidah 1447 H): Awal pemberangkatan gelombang II dari tanah air ke Jeddah.
  • 15 Mei 2026 (28 Zulkaidah 1447 H): Akhir pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 H): Akhir pemberangkatan gelombang II dari tanah air ke Jeddah.
  • 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 H): Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS).
  • 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 H): Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah.
  • 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H): Wukuf di Arafah.
  • 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H): Idul Adha.
  • 28 Mei 2026 (11 Dzulhijjah 1447 H): Hari Tasyrik I.
  • 29 Mei 2026 (12 Dzulhijjah 1447 H): Hari Tasyrik II (Nafar Awal).
  • 30 Mei 2026 (13 Dzulhijjah 1447 H): Hari Tasyrik III (Nafar Tsani).
  • 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H): Awal pemulangan gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke tanah air.
  • 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H): Awal kedatangan gelombang I di tanah air.
  • 7 Juni 2026 (21 Dzulhijjah 1447 H): Awal pemberangkatan gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 15 Juni 2026 (29 Dzulhijjah 1447 H): Akhir pemulangan gelombang I dari Jeddah ke tanah air.
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Tahun Baru Hijriah 1448 H.
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Awal pemulangan gelombang II dari Madinah ke tanah air.
  • 21 Juni 2026 (6 Muharam 1448 H): Akhir pemberangkatan gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 H): Akhir pemulangan gelombang II dari Madinah ke tanah air.
  • 1 Juli 2026 (16 Muharam 1448 H): Akhir kedatangan gelombang II di tanah air.

Jadwal ini mencakup semua fase, dari kedatangan di Madinah dan Makkah hingga puncak ibadah di Armuzna, serta pemulangan ke Indonesia. Setiap tanggal memiliki arti penting bagi jemaah, menandai langkah-langkah ibadah yang harus diselesaikan dengan penuh khusyuk.

Dengan panduan ini, jemaah dapat menyiapkan diri secara fisik dan mental, mengatur perjalanan, serta memastikan setiap ibadah dilaksanakan sesuai ketentuan. Puncak haji Armuzna 2026 menjadi titik fokus bagi jemaah yang ingin menunaikan ibadah dengan lancar dan penuh kekhusyukan.

ArmuznahajiArafahMinaMuzdalifahjumrahTasyrik

Komentar

Memuat komentar...