Artemis 2 Hadapi Masalah Outlook di Luar Mengganggu Angkasa

Putri N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Artemis 2 Hadapi Masalah Outlook di Luar Mengganggu Angkasa

Gambar atau konten salah?

Artemis 2 telah menempuh perjalanan 10 hari menuju Bulan. Empat astronaut yang menempati kapsul Orion masih menghadapi masalah teknis di luar angkasa, kali ini berkaitan dengan aplikasi Microsoft Outlook pada Microsoft Surface Pro. Sekitar 13 jam setelah peluncuran, Reid Wiseman, komandan misi, mengirimkan laporan ke Mission Control di Bumi.

Wiseman mengaku sudah mencoba menyalakan ulang perangkat sebelum meminta bantuan. Ia menulis: “Saya juga melihat bahwa saya memiliki dua Microsoft Outlook, dan keduanya tidak berfungsi,” kata Wiseman, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (3 April 2026). Ia menambahkan, “Jika Anda ingin mengecek dari jarah jauh dan memeriksa Optimus dan kedua Outlook tersebut, itu akan sangat membantu.”

Awalnya, laporan Wiseman menyebutkan masalah dengan Optimus, namun kemudian ia menegaskan bahwa kedua aplikasi Outlook tidak dapat dibuka. Mission Control segera menanggapi. Mereka mengatakan, “Kami ingin memberi tahu Reid bahwa kami telah mengakses PCD 1-nya dari jarak jauh. Kami berhasil menyelesaikan masalah untuk Optimus, dan untuk Outlook, kami berhasil membukanya. Akan terlihat offline, yang memang sudah diperkirakan.”

Meski tablet mengalami gangguan, itu bukan masalah utama bagi awak Artemis 2. Beberapa menit setelah peluncuran, kipas di toilet kapsul Orion gagal berfungsi, sehingga tidak dapat digunakan untuk buang air kecil. NASA sudah memasang kantung urinal darurat sebagai solusi sementara. Setelah menerima instruksi dari Mission Control, para astronaut berhasil mengatasi masalah toilet tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan teknis di luar angkasa tidak hanya bersifat ilmiah, tetapi juga melibatkan sistem IT sehari‑harian. Dengan akses jarak jauh, masalah perangkat lunak dapat diperbaiki tanpa harus menunggu misi selesai. Namun, peralatan dasar seperti sistem sanitasi tetap menjadi prioritas penting bagi keberhasilan misi luar angkasa.

Artemis 2OrionMicrosoft OutlookMicrosoft Surface ProMission ControlKipas toiletUrinal darurat

Komentar

Memuat komentar...