Arus Balik Idul Fitri 1447: 16 Buffer Zone dan WFA Menurunkan Kemacetan

Wati N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Arus Balik Idul Fitri 1447: 16 Buffer Zone dan WFA Menurunkan Kemacetan

Gambar atau konten salah?

Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah menandai lonjakan kendaraan dan penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk. Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, pihak pemudik diingatkan untuk berangkat lebih awal dan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 25 hingga 27 Maret 2026.

Polresta Banyuwangi menyiapkan 16 titik kantung parkir atau buffer zone. Lokasi ini tidak hanya menampung kendaraan, tetapi juga dapat menjadi tempat kerja sementara bagi pemudik ketika lalu lintas menjadi padat.

“Kita sudah melakukan langkah-langkah preventif preemtif, melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa dengan adanya work from anywhere, buffer zone bisa dijadikan alternatif bagi para pemudik yang akan kembali ke tempat kerjanya kalau melihat arus lalulintasnya meningkat signifikan dan akan menjadi kendala,” ungkap Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan saat konferensi pers di Pelabuhan ASDP Ketapang, Selasa (24 Maret 2026).

Keberadaan 16 titik kantung parkir ini disiapkan sebagai solusi darurat ketika terjadi lonjakan penumpang maupun kendaraan. Namun, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang mendesak, termasuk menunjang aktivitas kerja para pemudik.

Rofiq menambahkan, arus balik tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi kendaraan maupun penumpang. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, hingga 23 Maret 2026 tercatat lebih dari 1.000 penumpang menyeberang ke Gilimanuk, sementara 7.000 hingga 8.000 kendaraan bergerak dari Gilimanuk menuju Ketapang.

“23 Maret 2026 lebih dari 1.000 yang menyeberang ke arah Gilimanuk, dari Gilimanuk ke wilayah Ketapang di angka 7.000 sampai 8.000 kendaraan. Untuk grade yang sesuai standar ASDP ada grading bahwa penyeberangan dalam kondisi normal atau tinggi sudah ada skema yang diberlakukan berkaitan dengan mobilisasi arus penumpang,” jelas Rofiq.

Menurut data arus mudik 2026, jumlah penumpang tercatat meningkat 22 persen menjadi 2.321.319 orang. Sementara itu, jumlah kendaraan juga naik 17 persen dibandingkan tahun 2025, mencapai 1.711.044 unit.

Dengan persiapan buffer zone dan kebijakan WFA, pihak berwenang berharap arus balik Idul Fitri dapat berjalan lebih lancar, mengurangi kemacetan, dan memberi opsi bagi pemudik untuk bekerja dari lokasi yang aman dan nyaman.

Arus BalikPelabuhan KetapangGilimanukWork From AnywhereBuffer ZonePenumpangKendaraan

Komentar

Memuat komentar...