Arus Penumpang Kembali ke Jakarta Melalui Stasiun Padalarang
Gambar atau konten salah?
Libur panjang Hari Iduladha dan Hari Lahir Pancasila berakhir pada Senin, 1 Juni 2026. Sejak Rabu, 27 Mei 2026, wisatawan berbondong-bondong ke Bandung Raya untuk bersantai bersama keluarga. Setelah berakhir, banyak yang mulai pulang ke daerah asal, terutama Jakarta dan sekitarnya.
Arus balik mulai terlihat pada Minggu, 31 Mei 2026, malam hari lewat Tol Purbaleunyi. Pada Senin, 1 Juni 2026, arus kembali melewati Stasiun Whoosh Padalarang. Penumpang kereta cepat Whoosh yang hendak kembali ke Jakarta ramai di siang hari, memulai perjalanan dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim Perdana Kusumah.
Menurut data, pada akhir libur panjang ini diprediksi jumlah penumpang mencapai 22 ribu orang. “Ya hari ini di Stasiun Whoosh Padalarang kits melihat adanya peningkatan jumlah penumpang menuju ke Jakarta. Jumlah tiket yang sudah terjual sampai jam 3 sore nanti, mencapai 90 persen. Diprediksi jumlah penumpang sampai 22 ribu,” kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, saat ditemui, Senin, 1 Juni 2026.
Emir menambahkan, “Kalau dengan kemarin, lebih banyak hari ini, dengan jumlah penumpang mencapai 19 ribu orang. Untuk hari ini, melihat antrean di ruang tunggu jauh lebih banyak dan ramai, ya itu tadi dengan prediksi 22 ribu penumpang.”
Selama enam hari dengan empat hari libur, total tiket yang terjual mencapai antara 115 ribu dan 120 ribu tiket. “Ya total dari tanggal 26 Mei sampai hari ini, total tiket yang terjual sebanyak 115 ribu sampai 120 ribu tiket. Tapi ini tentunya akan bertambah, karena penjualan masih berlangsung ya,” kata Emir.
Untuk menampung arus penumpang yang masif, pihak Whoosh menambah enam perjalanan kereta cepat. Dengan penambahan ini, jumlah perjalanan per hari naik dari biasanya 62 menjadi 68 perjalanan. “Penambahan enam perjalanan ini kita lakukan di tanggal 26 Mei dan 1 Juni hari ini. Jadi dari yang biasanya 62 perjalanan dalam sehari, bertambah jadi 68 perjalanan sehari. Hari ini perjalanan terakhir di jam 21.38 dari Padalarang,” kata Emir.
Pergerakan penumpang yang tinggi menandai akhir libur panjang ini. Penjualan tiket masih berlangsung, sehingga jumlah penumpang dan tiket yang terjual kemungkinan akan terus bertambah. Penambahan perjalanan kereta cepat membantu mengurangi kepadatan di stasiun dan tol, sekaligus memudahkan warga dan wisatawan yang ingin kembali ke Jakarta. Dengan arus yang terus meningkat, pihak transportasi berusaha menjaga layanan tetap lancar selama periode transisi ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu