Astra Tambah Capex 10% Tahun 2026, Fokus Alat Berat & EV

Wulan M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Astra Tambah Capex 10% Tahun 2026, Fokus Alat Berat & EV

Gambar atau konten salah?

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan niatnya untuk menambah belanja modal (capital expenditure / capex) pada tahun 2026. Rencana tersebut menargetkan peningkatan capex sekitar 10%, sehingga total belanja modal akan mencapai Rp 36 triliun.

Menurut Direktur Astra, Hsu Hai Yeh, pada tahun 2025 perusahaan sudah berhasil melaksanakan capex sebesar Rp 32 triliun. Ia menegaskan, “Pada tahun 2025 Astra telah merealisasikan capex, termasuk investasi sebesar Rp 32 triliun. Dengan porsi terbesar dialokasikan pada bisnis alat berat dan pertambangan,” ujarnya di konferensi pers di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, pada 23 April 2026.

Hsu menjelaskan bahwa sebagian besar capex tahun ini akan difokuskan pada belanja pemeliharaan. Tujuannya menjaga kinerja operasional perusahaan. Meski demikian, ia menambahkan, “Namun kami juga akan terus berinvestasi pada sektor‑sektor strategis dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan ekonomi serta peluang yang ada.”

Di sisi lain, Direktur Astra International, Gidion Hasan menegaskan bahwa perseroan berupaya mempertahankan pangsa pasar di tengah maraknya mobil listrik (Electric Vehicle / EV) dari China. Menurutnya, mobil dengan mesin konvensional masih menguasai sekitar 75% pangsa pasar Indonesia.

Gidion mengemukakan dua strategi utama. Pertama, perusahaan akan menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar. Kedua, Astra tetap mengandalkan ekosistem luas, meliputi dealer, retail, financing, dan after‑sales. Ia berkata, “Dengan strategi ini kami berharap kami bisa menjaga market share kami di sekitaran kurang lebih 50%.”

Secara keseluruhan, rencana peningkatan capex menandai komitmen Astra International untuk memperkuat posisi di industri alat berat, pertambangan, dan otomotif. Fokus pada pemeliharaan sekaligus investasi di sektor strategis mencerminkan upaya perusahaan menyesuaikan diri dengan dinamika pasar dan teknologi yang terus berubah.

CapexAstra Internationalalat beratpertambanganmobil listrikpasarinvestasi

Komentar

Memuat komentar...