Atap SDN 2 Mlilir Bocor, Proses Rehabilitasi Tertunda

Dian P. · 3 min baca · 16 hari lalu · 47 dibaca
Bisik.id
Atap SDN 2 Mlilir Bocor, Proses Rehabilitasi Tertunda

Gambar atau konten salah?

Grobogan – Pada Sabtu, 16 Mei 2026, atap ruang kepala sekolah dan kelas 6 di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, ambrol. Rencana rehabilitasi bangunan sekolah yang sebelumnya diusulkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten gagal karena efisiensi anggaran pusat.

Pihak Disdik sudah mengajukan rehabilitasi lewat Dana Alokasi Umum (DAU) tahun ini. Namun, karena adanya efisiensi anggaran di tingkat pusat, usulan tersebut ditangguhkan. Purnyomo, kepala Disdik, mengungkapkan hal ini melalui pesan WhatsApp, Senin, 18 Mei 2026.

"Sebenarnya SDN 2 Mlilir Gubug sudah diusulkan rehabilitasi tahun 2026 oleh Disdik melalui DAU. Akan tetapi, karena adanya efisiensi anggaran dari pusat, usulan oleh Pemerintah Daerah ini ditangguhkan," kata Purnyomo.

Untuk mengatasi situasi darurat, pihaknya berencana mengajukan perbaikan lagi lewat dana revitalisasi pemerintah pusat. Menurut Purnyomo, SDN 2 Mlilir menjadi sekolah prioritas pertama di Kecamatan Gubug.

"Karena termasuk mendesak, kami mengusulkan kembali melalui dana revitalisasi. Walaupun bukan yang nomor satu di kabupaten, tetapi tetap berada di posisi pertama di Kecamatan Gubug," ungkap Purnyomo.

Ruang kepala sekolah tidak hanya satu yang terkena ambrol. Kepala sekolah, Suliman, mengungkapkan ada dua ruangan lain yang kondisinya memprihatinkan. Semua ruangan tersebut merupakan ruang kelas.

"Dua ruang lagi itu juga kayunya sudah dimakan rayap, plafonnya juga sudah banyak yang rontok, itu ruang kelas 5 dan kelas 2," kata Suliman.

Meski atap dua ruangan kelas tersebut masih berbahaya, mereka masih dapat digunakan sampai saat ini. Suliman menjelaskan rencana pemindahan ruang belajar siswa ketika kondisi dianggap mengkhawatirkan.

"Itu kan walaupun membahayakan tapi kan masih bisa ditempati dan masih bisa digunakan. Kalau memang itu nanti kalau sudah diperkirakan itu sudah betul-betul kondisinya mengkhawatirkan ya nanti dialihkan. Pokoknya sementara ini masih digunakan," terang Suliman.

Suliman juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian atap ambrol di ruang kepala sekolah dan kelas 6 kepada Disdik kabupaten Grobogan.

"Sudah langsung, kemarin langsung saya langsung, paginya itu langsung saya laporan. Untuk respon (dari Disdik) ya yang jelas intinya saya sudah melaporkan itu," ungkap Suliman.

Selain itu, pihak sekolah secara rutin melaporkan kondisi bangunan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Setiap semester, mereka mengupdate kerusakan dan mengajukan perbaikan.

"Sudah pernah saya ajukan (perbaikan). Untuk pengajuan (perbaikan) itu kan lewat Dapodik, jadi secara otomatis. Untuk pihak sekolahan itu hanya melaporkan kerusakan-kerusakan sekian persen sekian persen. Setiap semester update," urai Suliman.

Karena kerusakan yang sudah parah, Suliman menegaskan bahwa sekolah akan mendapatkan revitalisasi dari pemerintah pusat. Rencana tersebut mencakup perbaikan beberapa bangunan, termasuk ruang kelas yang kini ambrol.

"Sebenarnya semuanya sudah di-acc tapi untuk pelaksanaan hanya belum itu saja, infonya itu tahun 2026 (pelaksanaan revitalisasinya)," terang Suliman.

Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto, menambahkan bahwa peristiwa ambrol terjadi pada malam Sabtu, 16 Mei. Namun, pihaknya baru mengetahui bahwa atap ruang kelas telah ambrol pada pagi hari.

"Kejadian pada hari Sabtu malam Minggu. Tapi info ambrol baru tadi pagi diterima kami," kata Anang.

Anang menjelaskan bahwa atap ruangan tersebut diduga ambrol karena bahan atap kayu sudah lapuk. Selain itu, pada saat kejadian, wilayah Mlilir sedang dilanda hujan lebat.

"Untuk kejadian atap ambrol di SDN 2 Mlilir karena bahan atap kayu sudah lapuk dan terkena air hujan agak lebat," terang Anang.

Situasi ini menunjukkan pentingnya pemantauan rutin terhadap kondisi bangunan sekolah. Keterlambatan proses rehabilitasi akibat efisiensi anggaran pusat menambah beban bagi sekolah yang sudah mengalami kerusakan serius. Sekolah menunggu keputusan akhir terkait revitalisasi yang dijadwalkan pada tahun 2026.

SDN 2 MlilirRehabilitasi SekolahDana Alokasi Umum (DAU)Efisiensi Anggaran PusatRevitalisasi PusatAtap AmbrolDapodik

Komentar

Memuat komentar...