Bali Calendar April 6, 2026: Panduan Hari Baik dan Buruk
Gambar atau konten salah?
Kalender Bali menampilkan konsep ala ayuning dewasa yang menjadi pedoman bagi masyarakat Hindu di Bali untuk menilai apakah suatu hari baik atau buruk untuk melaksanakan kegiatan adat.
Pada 6 April 2026, daftar hari ini memuat perhitungan khusus yang dapat mempengaruhi keputusan, misalnya untuk melangsungkan pernikahan atau upacara penting.
Berikut rincian ala ayuning dewasa untuk tanggal tersebut, lengkap dengan penilaian dan saran kegiatan:
- Amerta Dadi. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. (Alahing dewasa 4)
- Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3)
- Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
- Geni Rawana. Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2)
- Kala Bancaran. Baik untuk membuat senjata, taji, pengiris (pisau besar untuk mengiris atau untuk mengadap nira). (Alahing dewasa 3)
- Kala Siyung. Tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas. (Alahing dewasa 3)
- Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3)
- Kala Temah. Tidak baik untuk dewasa ayu. (Alahing dewasa 3)
- Kalebu Rau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben. (Alahing dewasa 4)
- Karnasula. Baik untuk membuat kentongan, bajra, kendang, kroncongan (denta sapi dari kayu) dan sejenisnya. Tidak baik untuk membangun rumah tempat tidur, mengadakan rapat atau pertemuan. (Alahing dewasa 3)
- Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu. (Alahing dewasa 2)
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mepandes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.). (Alahing dewasa 3)
- Sampar Wangke. Tidak baik untuk bersenggama, kalau dilanggar bisa melahirkan bayi yang penuh kesialan dan kemalangan. (Alahing dewasa 4)
Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Saskara (nor/nor).
Dengan informasi ini, masyarakat dapat memilih hari yang sesuai dengan kepercayaan dan kebutuhan mereka, menjaga tradisi serta keharmonisan dalam peristiwa penting.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Iran dan AS Bertemu di Bern, Qatar-Pakistan Jadi Mediator
Marquez Kampi di Brno, Ogura dan Bagnaia Terkalahkan
Pria di Gianyar Ditemukan Tewas Usai Pamit Lari di Pantai
Marquez Juara MotoGP Ceko, Kalahkan Ogura dan Bagnaia
China Tuduh Mata-mata Asing Pakai Ikan dan Kura-kura Bawah Laut
Satu Sampel Anjing di Jembrana Positif Rabies
Berita Terbaru
442 Jemaah Haji Kloter 14 Tiba di Palembang, 200 Lebih Berisiko Tinggi
Iran dan AS Bertemu di Bern, Qatar-Pakistan Jadi Mediator
Women's Soccer Trilogy 2026 Digelar di Kudus, Bangun Ekosistem Pembinaan
Bank Jambi ajukan izin buka M-Banking ke BI
Marquez Kampi di Brno, Ogura dan Bagnaia Terkalahkan
Pertemuan Ruben-Sarwendah Batal, Dijadwalkan Ulang 11 Juli
Jabar dan BPS Teken Kerja Sama untuk Sensus Ekonomi 2026
Daichi Kamada Cetak Gol, Jepang Hancurkan Tunisia 4-0
Ibu Hamil Picky Eater Bisa Sebabkan Anak Susah Makan
Talkshow Frisian Flag di Surabaya: Optimalkan Kecerdasan Anak
