Banjir 50 cm di Ogan Komering Ulu, 11 Rumah Terdampak

Lia N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Banjir 50 cm di Ogan Komering Ulu, 11 Rumah Terdampak

Gambar atau konten salah?

Hujan deras yang turun di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan pada akhir pekan lalu menimbulkan banjir yang melanda puluhan warga. Air menembus hingga setinggi 50 cm‑1 meter di beberapa titik, terutama di jalan lintas.

Gunalfi, kepala Pusdalops BPBD OKU, menjelaskan bahwa banjir terjadi di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur. Ia menyebutkan hujan deras mulai pukul 22.56 WIB pada 27 Maret 2026 dan berlanjut hingga dini hari 28 Maret 2026.
"Banjir terjadi akibat turunnya hujan sejak pukul 22.56 WIB hingga dini hari tadi di beberapa titik wilayah OKU, dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang cukup lama terutama di Kecamatan Baturaja Timur," kata Gunalfi pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Menurut Gunalfi, saluran drainase utama di jalan lintas Sumatera tidak dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga menghambat lajur air. Ia menambahkan:
"Drainase induk pembuangan air yang ada di jalan lintas Sumatera tidak dapat mengalirkan air dengan baik, sehingga menghambat lajur air,"

Akibat saluran tersumbat, 11 rumah yang dihuni 39 jiwa terdampak. Fasilitas pendidikan Stikes Ma'arif dan Kantor Urusan Agama (KUA) Baturaja Timur juga terendam. Gunalfi menjelaskan:
"Ada tiga ruangan stikes yang terendam. Akses Jalan Dr M Hatta sekitar 30 meter juga terendam,"

Beruntung tidak ada korban jiwa. Ia menegaskan:
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,"

BPBD OKU memperkirakan kerugian mencapai Rp 71 juta. Saat ini, wilayah yang terdampak masih genang air. Tim di lapangan sedang melakukan penyedotan air agar banjir tidak kian meluas. Pihaknya berharap solusi jangka panjang berupa pembangunan box culvert dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Gunalfi menjelaskan:
"Dikarenakan titik sumbatan ini berada di bawah jalan negara,"

BPBD juga melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air Sungai Ogan dan Sungai Lenkayap dalam 1×24 jam ini. Ia menambahkan:
"BPBD juga melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air Sungai Ogan dan Sungai Lenkayap dalam 1x24 jam ini."

Meski banjir sudah mereda, masyarakat di OKU diimbau tetap waspada karena hujan masih diperkirakan akan turun di wilayah tersebut.

Situasi ini menyoroti pentingnya perbaikan saluran drainase dan pemantauan air sungai untuk mencegah banjir di masa depan.

Hujan derasBanjirOgan Komering UluDrainaseBPBDSungai OganBox culvertSumatera Selatan

Komentar

Memuat komentar...