Banjir Bandeng Raya Dayeuhkolot Guncang Jalan Raya
Gambar atau konten salah?
Pada Senin, 25 Mei 2026, wilayah Kecamatan Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung terendam banjir. Banjir merendam jalan raya hingga permukiman warga dengan ketinggian 10 sentimeter hingga 80 sentimeter.
Banjir terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan Bandung Raya sejak Sabtu, 23 Mei 2026. Akibatnya, Sungai Citarum, Sungai Cipalasari, dan Sungai Cigede meluap.
Genangan banjir masih menggenang di tiga desa dan satu kelurahan. Pemerintahan setempat dan petugas gabungan masih melakukan pendataan terkait dampak kerusakan dan jumlah warga yang terdampak.
"Iya sampai sekarang masih banjir. Area yang terdampak tiga desa dan satu kelurahan. Datanya saat ini sedang terus kami update di lapangan," ujar Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, kepada awak media.
Berdasarkan data yang dihimpun, area yang terdampak paling parah genangan banjir berada di Desa Dayeuhkolot. Ketinggian air bervariasi dari mulai 10 sentimeter hingga 80 sentimeter.
"Iya di Kampung Bojong Asih RW 04 itu ketinggian air tercatat mencapai 50 hingga 80 sentimeter. Banjir juga merendam daerah lainnya, Kampung Babakan Sangkuriang, Kampung Cilisung, dan Kampung Kaum," katanya.
"Sekarang sudah mulai surut sedikit," jelasnya.
Asep menyebutkan banjir juga menggenang Jalan Raya Dayeuhkolot dengan ketinggian 10 sentimeter hingga 30 sentimeter. Kemudian air juga menggenang Jalan Raya Mohammad Toha di depan PT Metro Garmen, Dayeuhkolot dengan ketinggian 20 sentimeter sampai 40 sentimeter.
"Kendaraan roda dua dan empat sempat kesulitan melintas. Namun tetap bisa dilewati," ungkapnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
