Banjir Parah di Jembrana, 18 Rumah Terendam, Tak Ada Korban Jiwa
Gambar atau konten salah?
Banjir menimpa Kabupaten Jembrana, Bali, pada Senin, 27 April 2026. Hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, membuat beberapa titik terendam. Akibatnya, belasan rumah warga terendam, kebun penduduk tergenang, dan motor serta hewan ternak dilaporkan hanyut terbawa arus.
Wilayah terdampak paling parah berada di Banjar Tirta Kusuma, Desa Candiksuma, Kecamatan Melaya. Air baru dilaporkan mulai surut pada Selasa, 28 April 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Arthana Putra, mengungkapkan bahwa banjir di Desa Candikusuma merendam setidaknya 18 rumah yang dihuni oleh 15 keluarga. Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa.
“Banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi rumah warga yang berada di wilayah pesisir,” ungkap Agus saat dikonfirmasi pada Selasa.
Arrana menjelaskan air sulit surut karena kontur tanah yang didominasi pasir pantai dengan daya serap rendah. Selain itu, posisi permukiman warga berada di dataran rendah. “Selain itu, keberadaan tanggul penahan abrasi turut menghambat aliran air untuk langsung mengalir ke laut,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU, pemerintah desa, dan pemilik tambak untuk membangun drainase di sepanjang sempadan tanggul agar air bisa langsung dibuang ke laut.
Banjir juga menerjang wilayah lain di Kecamatan Melaya. Di Desa Tukadaya, luapan Sungai Sarikuning naik hingga ke area Setra (kuburan adat setempat). Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana, menyebutkan luapan air sungai sempat menyeret dua ekor sapi milik warga. Beruntung, hewan ternak tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. “Banjir nihil korban jiwa, namun ada sapi sempat hanyut namun sudah ditemukan. Untuk sementara air sudah mulai surut,” jelas Sukadana.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Nusasari. Sungai Anyarsari Kangin meluap hingga setinggi 1 meter dan menutup akses jalan serta merendam kebun penduduk. Seorang pengendara motor dilaporkan sempat terseret arus banjir yang deras. “Di Nusasari, satu sepeda motor dan pengendaranya sempat terbawa arus, tapi beruntung bisa menyelamatkan diri beserta kendaraannya. Tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Secara keseluruhan, banjir di Jembrana tidak menimbulkan korban jiwa, namun menimbulkan kerugian properti dan mengganggu aktivitas warga. Air mulai surut dan upaya mitigasi sedang dilakukan oleh pihak terkait.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Berita Terbaru
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
