BBM Non-Subsidi Tanjak di Bandung, Pengguna Beralih Pertamax

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
BBM Non-Subsidi Tanjak di Bandung, Pengguna Beralih Pertamax

Gambar atau konten salah?

18 April 2026 menjadi hari di mana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi langsung merasakan dampaknya di kota Bandung. Meskipun tidak semua jenis BBM mengalami penyesuaian, lonjakan tajam pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex membuat banyak warga mulai memikirkan ulang pilihan bahan bakar saat mengisi tangki.

Di salah satu SPBU di Jalan Riau, pengamatan menunjukkan bahwa kendaraan yang mengisi BBM jenis yang mengalami kenaikan harga masih terbatas. Aktivitas pengisian lebih banyak didominasi oleh pengguna Pertamax dan Pertalite yang harganya masih stabil. Sementara itu, jalur pengisian Pertamax Turbo dan Pertamina Dex terlihat lebih sepi.

Salah satu warga, Reza, mengaku terkejut dengan kenaikan harga Pertamax Turbo yang kini menembus Rp 19.400 per liter. Sebelumnya, harga BBM jenis ini masih berada di kisaran Rp 13 ribuan. “Jujur kaget sih, naiknya jauh banget. Saya memang jarang pakai Pertamax Turbo, tapi kalau lihat harganya sekarang jadi makin mikir kalau mau coba pakai,” ujar Reza saat ditemui di lokasi.

Reza sebelumnya sesekali menggunakan Pertamax Turbo, terutama saat melakukan perjalanan jauh. Namun dengan harga terbaru, pilihan itu kini mulai ditinggalkan. “Dulu kadang isi kalau lagi perjalanan jauh, biar mesin lebih enak. Tapi sekarang sih mikir dua kali, mahal banget. Lebih baik pakai yang biasa saja,” tambahnya.

Perubahan perilaku ini juga terlihat dari minimnya antrean di jalur pengisian Pertamax Turbo maupun Pertamina Dex. Sebaliknya, jalur pengisian Pertamax dan Pertalite justru masih ramai seperti biasa. Kenaikan harga ini membuat BBM dengan oktan tinggi semakin tidak terjangkau bagi sebagian masyarakat, sehingga mereka memilih tetap menggunakan BBM yang lebih terjangkau untuk kebutuhan sehari‑hari.

Kenaikan harga BBMPertamax TurboDexlitePertamina DexBandungSPBUOktan tinggi

Komentar

Memuat komentar...