BBPJN Sumatera Selatan perbaiki jalan Tanjung Api‑api

Dian P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 112 dibaca
Bisik.id
BBPJN Sumatera Selatan perbaiki jalan Tanjung Api‑api

Gambar atau konten salah?

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan penyelesaian perbaikan jalan di Tanjung Api‑api (TAA), Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 20 April 2026. Kepala BBPJN Sumatera Selatan, Panji Krisna Wardana, mengungkapkan, “Kami upayakan tanggal 20 April sudah bisa dilalui kendaraan,” pada hari Sabtu, 11 April 2026.

Menurut Panji, pekerjaan yang sedang berlangsung merupakan rekonstruksi total pada bagian jalan yang mengalami kerusakan berat. Ia menjelaskan metode yang digunakan: “Perbaikan dilakukan dengan metode menggali beton lama yang rusak, kemudian diganti dengan agregat B, agregat A, dan dilanjutkan dengan perkerasan beton,” saat diwawancarai pada hari yang sama.

Namun proses pelaksanaan menghadapi kendala di lapangan. Salah satu masalah utama adalah truk yang terperosok di bahu jalan, yang menghambat arus kendaraan. Panji menegaskan, “Memang sempat terjadi kemacetan panjang karena ada truk yang terperosok di bahu jalan, sehingga menghambat arus kendaraan, terutama yang menuju bandara.”

Selain itu, jalur rekayasa lalu lintas yang sebelumnya disiapkan juga rusak akibat hujan yang mengguyur lokasi beberapa hari terakhir. Ia menyatakan, “Jalur alternatif yang sudah kami siapkan untuk rekayasa lalu lintas mengalami kerusakan karena hujan, sehingga tidak bisa dilalui dan memperparah kemacetan.”

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Panji mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Polres Banyuasin, Polda Sumsel, dan Dinas Perhubungan. Ia menambahkan, “Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Banyuasin, Polda Sumsel, dan Dinas Perhubungan untuk langkah-langkah mengurai kemacetan serta mitigasi ke depan.”

Aparat kepolisian juga turun langsung ke lapangan. Panji menginformasikan, “Polres Banyuasin dan Polda Sumsel sudah menurunkan tim untuk membantu kami. Alhamdulillah, sekitar pukul 13.00 WIB kemacetan sudah berhasil diurai setelah kendaraan yang terperosok berhasil dievakuasi.”

Di sisi konstruksi, Panji menjelaskan bahwa sekitar 80 meter jalan telah digali dan sedang dalam tahap perbaikan. Ia menjelaskan rencana selanjutnya: “Untuk bagian yang sudah digali sepanjang 80 meter, malam ini kami lanjutkan dengan pemasangan agregat B, kemudian agregat A, dan besok direncanakan mulai pengecoran beton.”

Selain perbaikan utama, pihak BBPJN juga memperbaiki bahu jalan yang berfungsi sebagai lajur tambahan. Panji menegaskan, “Bahu jalan sudah kami perbaiki untuk tambahan lajur, sehingga saat ini lokasi pekerjaan sudah bisa dilalui dua arah.”

Perbaikan jalan di Tanjung Api‑api bertujuan mengurangi kemacetan yang memengaruhi arus kendaraan menuju Palembang. Kendala seperti truk terperosok dan hujan menambah kompleksitas proyek. Koordinasi dengan kepolisian dan dinas terkait membantu mengurai kemacetan sementara pekerjaan konstruksi dipercepat agar jalan dapat segera digunakan kembali. Dengan langkah-langkah tersebut, BBPJN berharap target selesai pada 20 April 2026 dapat tercapai, memberikan manfaat bagi masyarakat yang terganggu akibat macet parah.

BBPJNTanjung Api‑apiperbaikan jalankemacetantruk terperosokhujankoordinasi kepolisianbeton

Komentar

Memuat komentar...