BEI: Indonesia Tetap Emerging Market, Batal Rumor Frontier

Lina F. · 2 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
BEI: Indonesia Tetap Emerging Market, Batal Rumor Frontier

Gambar atau konten salah?

BEI membuka suara terkait kabar bahwa MSCI menurunkan status pasar modal Indonesia menjadi Frontier Market. Berita ini beredar luas di berbagai platform media sosial beberapa waktu terakhir.

Menurut Jeffrey Hendrik, Pjs Direktur Utama BEI, kabar tersebut berasal dari sebuah tangkapan layar berlogo MSCI. Dalam tangkapan layar itu, MSCI disebut menurunkan status pasar modal Indonesia menjadi Frontier Market dari sebelumnya Emerging Market.

“Kemarin kita ikuti bersama ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait dengan tangkapan layar, seolah-olah ada pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di Frontier Market, yang ternyata itu adalah informasi yang salah,”

Ungkap Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, 06 April 2026. Ia meyakini bahwa MSCI tidak akan menurunkan kelas pasar modal Indonesia dan mengimbau para investor agar kembali memverifikasi informasi yang didapat melalui media sosial sebelum membuat keputusan investasi.

“Kami memiliki ekspektasi yang sangat tinggi bahwa Indonesia akan tetap di Emerging Market. Sekali lagi saya sampaikan, dari hal-hal konkret yang sudah kita lakukan, kami memiliki ekspektasi yang sangat tinggi Indonesia akan tetap di Emerging Market,” tegasnya.

Jeffrey menambahkan bahwa fundamental pasar modal Indonesia masih tetap kuat. Sepanjang periode 2025, perusahaan tercatat membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 21%. Pada kuartal pertama 2026, perusahaan yang tercatat dalam papan utama LQ45 membukukan pertumbuhan laba bersih hampir 30%.

Ia juga menyebutkan data historis: “Ya, kalau kita lihat di tahun 2020 hanya ada 63% perusahaan tercatat membukukan laba bersih. 2021-2025 itu persentasenya antara 73% sampai 76% perusahaan yang membukukan keuntungan. Kuartal pertama tahun 2026 80% membukukan laba bersih. Itu tentu menunjukkan bahwa fundamental dari perusahaan-perusahaan tercatat kita saat ini dalam kondisi baik,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, MSCI belum mengumumkan penurunan status dan BEI menegaskan bahwa pasar modal Indonesia masih berada di kategori Emerging Market dengan fundamental yang kuat. Investor disarankan tetap berhati-hati dan memverifikasi sumber informasi sebelum bertindak.

BEIMSCIFrontier MarketEmerging MarketLQ45laba bersihinvestormedia sosial

Komentar

Memuat komentar...