Beras Merah Lebih Baik bagi Diabetes, Menurunkan Gula Darah

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Beras Merah Lebih Baik bagi Diabetes, Menurunkan Gula Darah

Gambar atau konten salah?

Di kalangan masyarakat sering terdengar perkataan bahwa beras merah lebih baik bagi penderita Diabetes Mellitus dibandingkan beras putih. Asumsi ini didukung oleh beberapa penelitian yang menyoroti kandungan nutrisi beras merah.

Menurut Jurnal Kesehatan As‑Shiha, beras merah mengandung nutrisi yang lebih unggul dibandingkan beras putih. Karbohidrat kompleks yang terkandung membuat kadar gula darah tidak langsung naik drastis, memberi tubuh waktu untuk memproduksi insulin.

"Nutrisi beras merah lebih unggul jika dibandingkan dengan beras putih, hal ini karena beras merah banyak mengandung karbohidrat kompleks yang menyebabkan kadar gula darah tidak langsung naik secara drastis, dengan demikian memberi kesempatan kepada tubuh untuk memproduksi insulin dan menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes," tulis penelitian pada Kamis, 07 Mei 2026.

Penelitian yang sama menegaskan bahwa beras merah kaya akan serat, sehingga mampu menekan kadar gula darah dan menghambat penyerapan glukosa. Pengidap Diabetes Mellitus dianjurkan mengonsumsi beras merah sebanyak 25 gram per harinya.

"Beras merah kaya akan serat yang dapat menekan kadar glukosa darah dan menghambat penyerapan glukosa makanan, sehingga dapat membantu dalam mengendalikan kadar gula darah. Penderita diabetes melitus dianjurkan mengonsumsi beras merah sebanyak 25 gram/hari," tulis studi tersebut.

Senyawa yang terkandung pada lapisan berwarna merah berfungsi sebagai antioksidan, antikanker, hingga antiglikemik. Kandungan antosianin pada beras merah juga baik untuk penderita Diabetes Mellitus.

"Beras merah yang merupakan makanan yang baik untuk penderita diabetes mellitus bila dibandingkan dengan beras putih karena beras merah mengandung zat yang dikenal dengan Antosianin. Senyawa yang terdapat pada lapisan warna merah pada beras merah bermanfaat sebagai zat Antioksidan, antikanker, dan antiglikemik. Beras merah mampu mengurangi diabetes dan risiko komplikasi, seperti neuropati diabetes, yang merupakan kerusakan saraf akibat gula darah tinggi," Kandungan Beras Merah yang Cocok Dikonsumsi Penderita Diabetes.

Beras merah dianggap sebagai salah satu beras paling bernutrisi karena proses produksinya tidak menghilangkan kulit, sehingga kalori lebih rendah. Satu gelas beras merah mengandung 222 kalori, sedangkan 6 gram beras putih mengandung 260 kalori.

Karbohidrat beras merah lebih sedikit, yakni 46 gram dibandingkan beras putih yang mengandung 56 gram. Asupan karbohidrat berlebih dapat membuat sel-sel tubuh tidak merespons insulin. Serat pada beras merah memperlambat konversi karbohidrat menjadi gula, sehingga gula darah naik secara perlahan dan membantu mengontrol level glukosa.

Omega-3 lebih banyak pada beras merah, yaitu 28 mg dibandingkan beras putih yang mengandung 26 mg. Magnesium, yang berperan penting dalam mengatur kerja insulin, juga lebih tinggi pada beras merah, 28 mg dibandingkan 26 mg pada beras putih.

Mangan, mineral yang dapat mengatur gula darah dan memperbaiki fungsi pankreas, lebih tinggi pada beras merah, 2 mg dibandingkan 1 mg pada beras putih. Fosfor, penting bagi tubuh dan dapat mencegah komplikasi diabetes, berisi 166 mg pada beras merah dan 86 mg pada beras putih.

Data ini menunjukkan bahwa beras merah memiliki profil nutrisi yang mendukung pengelolaan gula darah. Dengan kandungan serat, karbohidrat kompleks, antioksidan, serta mineral penting, beras merah dapat menjadi pilihan lebih baik bagi penderita Diabetes Mellitus dibandingkan beras putih. Memilih beras merah secara rutin, terutama dalam porsi 25 gram per hari, dapat membantu menurunkan risiko komplikasi seperti neuropati diabetes dan memperbaiki respons insulin tubuh.

Beras MerahDiabetes MellitusKarbohidrat KompleksSeratAntioksidanAntosianinGula DarahInsulin

Komentar

Memuat komentar...