BIJB di Kertajati Luncurkan Penerbangan Perdana Jemaah Haji 2026
Gambar atau konten salah?
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, menandai penerbangan perdana jemaah haji 2026 dengan suasana yang tenang. Pagi sekitar 07.00 WIB, rombongan jemaah tiba dalam barisan rapi, tidak bersamaan dengan keluarga, melainkan datang dari Asrama Haji Indramayu. Semua prosedur, mulai pemeriksaan dokumen hingga pelepasan, sudah selesai di asrama.
Setibanya di bandara, tidak terlihat antrean panjang atau prosedur berlapis. Jemaah hanya menunggu sejenak sebelum bersiap naik pesawat. Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati, Nuril Huda, menegaskan bahwa penerbangan perdana berjalan lancar dari asrama hingga naik pesawat.
“Alhamdulillah tadi kita sama-sama sudah menyaksikan kloter pertama dari Kabupaten Indramayu sudah berangkat, mulai dari Asrama Haji sampai dengan naik pesawat di Bandara Kertajati, alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar,” kata Nuril, Rabu 22 April 2026.
Nuril juga bersyukur atas peningkatan jumlah kloter yang dilayani. “Tahun 2026 ini kita melayani 40 kloter, di mana ada penambahan 12 kloter dari tahun sebelumnya. Kita di tahun 2025 melayani 28 kloter. Alhamdulillah di tahun 2026 ini kita dikasih amanah untuk ditambah 12 kloter jadinya 40 kloter,” ujarnya.
Selain jumlah kloter, cakupan wilayah juga bertambah. Kini, ada 19 kabupaten atau kota di Jawa Barat yang dilayani melalui Bandara Kertajati. “Jadi untuk Kertajati ini kita dapat 19 kabupaten atau kota yang berangkat dari Bandara Kertajati. Sebelumnya hanya sekitar 10,” ungkapnya.
Menurut Nuril, ke depan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, seiring dengan hampir rampungnya fasilitas asrama haji. “Tapi bagaimanapun intinya kalau Kertajati, bandaranya selalu siap untuk mensupport keberangkatan haji,” ucapnya.
Dari sisi kapasitas, Bandara Kertajati dinilai masih sangat memadai. Dalam satu hari, bandara mampu melayani hingga tiga penerbangan haji, dengan kemungkinan dua penerbangan berlangsung berdekatan. “Notification Airport Capacity kita bisa mencapai 18 pergerakan per jam. Untuk pesawat berbadan lebar kita mampu 4 pergerakan per jam. Jadi Insyaallah kalau dua flight masih mencukupi,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Direktur Utama PT BIJB, Ronald H Sinaga. Ia menilai peningkatan jumlah kloter menjadi indikator kepercayaan terhadap Bandara Kertajati. “Tahun lalu kita cuma 28 kloter. Nah sekarang ini 40, jadi kelihatan peningkatannya,” ujar Ronald.
Ke depan, pihaknya menargetkan peningkatan jumlah kloter. “Kalau bisa tahun depan 80 (kloter). Karena ini 40 kloter, mudah-mudahan kita bisa perform dengan baik sehingga bisa naik dua kali lipat,” ucapnya.
Ronald juga menambahkan, ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan yang akan terus dijaga. “Kami selalu mendapatkan on time departure, jadi 100 persen. Bahkan tadi harusnya bus jam 9, tapi 08.45 sudah bisa didorong. Jadi kita bukan hanya on time, tapi bisa lebih cepat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Boy Hary Novian, memastikan kesiapan asrama haji dalam mendukung keberangkatan. “Insyaallah kita saat ini sudah siap menerima kurang lebih 1.600 jamaah, bisa sampai 4 kloter per hari. Ada 4 tower di Asrama Haji Indramayu dan semuanya berfungsi dengan baik,” ujar Boy.
Pada hari pertama, sebanyak 445 jemaah diberangkatkan dalam satu kloter, terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas. “Alhamdulillah semuanya bisa diberangkatkan dengan sempurna. Kartu Nusuk juga sudah aktif semua dan seluruh jemaah dalam kondisi sehat,” katanya.
Dengan sistem yang terpusat di asrama, proses keberangkatan di bandara menjadi lebih ringkas. Tidak ada lagi kerumunan keluarga atau proses administrasi panjang. Semua berjalan cepat, terukur, dan efisien. Boy menambahkan hasil evaluasi awal menunjukkan tingkat kepuasan jemaah cukup tinggi. “Kami lakukan survei secara random, rata-rata jamaah puas terhadap pelayanan yang kami berikan di embarkasi Indramayu,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, Bandara Kertajati menunjukkan kesiapan operasional yang baik, dengan peningkatan kloter, cakupan wilayah, dan kapasitas yang memadai. Ke depan, target peningkatan kloter dan ketepatan waktu menjadi fokus utama, sementara asrama haji di Indramayu terus memperbaiki fasilitasnya untuk mendukung keberangkatan jemaah haji yang semakin banyak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
