BPBD Jatim Tambah Blitar ke Daftar Siaga Kekeringan
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Lima kabupaten di Jawa Timur, yakni Bondowoso, Banyuwangi, Lamongan, Lumajang, dan Bangkalan, telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) siaga darurat kekeringan. Baru saja BPBD Jawa Timur menambahkan kabupaten Blitar ke dalam daftar tersebut.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengumumkan hal ini di Surabaya pada 18 Mei 2026. Ia berkata: "Kalau yang sudah mengeluarkan surat siaga kekeringan masih lima kabupaten tersebut. Dan hari ini Kabupaten Blitar telah mengeluarkan SK Siaga Kekeringan,".
Gatot juga menegaskan adanya daerah langganan kekeringan di Bojonegoro, Pacitan, Trenggalek, Pasuruan, dan Jombang. Ia menambahkan bahwa seluruh wilayah Madura berpotensi mengalami kekeringan. Ia menyatakan: "Semua wilayah di Madura baik itu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Memang sejauh ini baru Bangkalan yang sudah mengeluarkan surat siaga kekeringan,".
Bondowoso, yang sudah mengajukan bantuan dropping air bersih, menyiapkan 867 ribu liter air bersih. Air tersebut akan didistribusikan ke tiga dusun: Banteng Lor, Sumber Waru, dan Banteng Dukbeto. "Sejauh ini kami sudah distribusi ke Bondowoso tepatnya ke tiga Dusun, Dusun Banteng Lor, Sumber Waru, Banteng Dukbeto. Jumlah air yang dikirim 10.000 liter untuk memenuhi 140 KK,".
Anggaran murni untuk distribusi air bersih mencapai 867 ribu rit, dengan satu rit berisi 5.000 liter. Gatot menegaskan: "Persiapan kami distribusi air bersih di anggaran murni sebanyak 867 ribu rit. Di mana satu rit berisi 5.000 liter,".
Dengan langkah ini, kesiapsiagaan terhadap kekeringan semakin meluas di Jawa Timur, sementara distribusi air bersih sudah berjalan di beberapa wilayah terdampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun