Brian Uriarte Juara Moto3 Italia 2026 di Mugello, Ketegangan

Putri N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 165 dibaca
Bisik.id
Brian Uriarte Juara Moto3 Italia 2026 di Mugello, Ketegangan

Gambar atau konten salah?

Scarperia menjadi saksi ketegangan di Moto3 Italia 2026, di mana balapan berlangsung sengit dari start hingga finish. Brian Uriarte berhasil menempati posisi pertama, sementara Hakim Danish menutup podium ketiga, mengungguli Veda Ega Pratama.

Acara berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, pada 31 Mei 2026. Rute yang menantang membuat semua rider hampir saling bergerombol, sehingga aksi salip menyalip terlihat selama 17 lap pertama.

Veda Ega memulai lomba dari posisi ke-13. Ia sempat merangsek ke posisi ke-6 di awal start, namun kemudian kehilangan posisi dan turun hingga ke posisi ke-16. Pergerakan ini membuatnya harus berjuang kembali ke jajaran atas.

Di awal, Maximo Quiles memegang posisi depan, diikuti oleh Adrian Fernandez dan Hakim Danish. Rider Malaysia tersebut tetap konsisten bersaing di grup depan.

Masuk lap ke-11, dinamika balapan berubah. Banyak rider mulai gaspol dan berusaha merangsek ke atas. Veda Ega perlahan naik kembali ke 10 besar, menunjukkan tekadnya untuk mengejar posisi.

Di lima lap terakhir, Veda Ega sudah berada di jajaran 10 besar, namun masih kesulitan melawan banyak rider. Pada lap ke-15, ia bahkan sempat mencapai posisi ke-4. Sementara itu, Quiles kehilangan posisi leader karena sempat melebar. Veda Ega sempat menyalip Hakim Danish, sebelum kena salip lagi.

Persaingan menjadi sangat ketat menjelang lap-lap akhir. Overtaking yang intens membuat penentuan pemenang berlangsung jelang finish. Akhirnya, Brian Uriarte merebut posisi pertama, diikuti oleh Alvaro Carpe, dan Hakim Danish di tiga besar. Veda Ega akhirnya harus puas finis ke-8, tetap menjaga tren finis di 10 besar di Moto3 musim ini.

Balapan ini menegaskan betapa kompetitifnya Moto3 Italia, di mana setiap rider harus mengatasi tekanan dan memanfaatkan setiap peluang di lintasan Mugello.

Moto3 ItaliaSirkuit MugelloBrian UriarteHakim DanishVeda Ega PratamaMaximo QuilesOvertaking

Komentar

Memuat komentar...