Buaya Muara 2 Meter Muncul di Kali Jagir Surabaya

Nita W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Buaya Muara 2 Meter Muncul di Kali Jagir Surabaya

Gambar atau konten salah?

Seekor buaya tiba-tiba muncul di perairan Kali Jagir, Surabaya. Kemunculan hewan liar itu terekam dalam video amatir warga dan langsung menyebar luas di media sosial, membuat geger masyarakat setempat.

Lokasi penampakan buaya tersebut berada di dekat Pintu Air Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seekor buaya bergerak di dalam air. Yang menarik perhatian, tidak jauh dari tempat buaya itu muncul, seorang pemancing tampak asyik beraktivitas di tepi sungai, seolah tidak menyadari keberadaan hewan buas tersebut.

Ukuran buaya itu disebut cukup besar. Namun, kemunculannya tidak berlangsung lama. Hanya beberapa saat, hewan itu kemudian menyelam kembali ke dalam air dan menghilang dari pandangan.

"Enten bajul nisore jenengan. Niku bajul guede kok, lho mblayu (Ada buaya di bawah kamu. Itu buayanya sangat besar, loh lari)," ujar perekam video viral tersebut, seperti dilihat pada Senin, 13 Juli 2026.

Arif Sunandar, Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, membenarkan adanya kemunculan buaya di kawasan Kali Jagir. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima dua laporan dari lokasi yang sama. Laporan pertama diterima pada 7 Juni 2026.

"Ada dua kali (laporan). Yang pertama itu pelapornya kebetulan dari kelurahan melaporkan ke kami. Kami langsung datang ke lokasi, ternyata benar. Terus ada laporan lagi, yang lapor warga di situ," kata Arif.

Berdasarkan hasil pengecekan langsung yang dilakukan BPBD Surabaya, buaya yang muncul diduga merupakan buaya muara. Panjangnya diperkirakan sekitar 1,5 hingga 2 meter. Menurut Arif, kemunculan buaya di dekat Pintu Air Jagir tergolong fenomena baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di lokasi tersebut.

"Jenisnya buaya muara. Panjangnya kira-kira 1,5-2 meter. Nah, selama ini juga belum pernah ada kemunculan, baru-baru ini aja di situ. Terakhir itu kan di bawahnya Jembatan Nginden itu, di sana sudah kami pasang papan imbauan (waspada buaya), ternyata sekarang geser ke Pintu Air Jagir," tuturnya.

Arif menjelaskan, lokasi kemunculan buaya berada sekitar 100 meter dari Pintu Air Jagir ke arah timur, atau menuju ke arah muara. "Jadi kalau dari Pintu Air Jagir kira-kira 100 meter ke arah timur, arah muara," jelasnya.

Sejauh ini, pihak BPBD menyebut hanya ada satu ekor buaya yang dilaporkan terlihat. Kemunculan hewan itu terjadi pada rentang waktu pagi hingga siang hari. "Yang terlihat muncul satu buaya itu. Kemunculannya dilaporkan saat pagi dan siang hari," pungkas Arif.

Fenomena kemunculan buaya di perkotaan seperti ini memang jarang terjadi. Sebelumnya, BPBD Surabaya juga pernah menerima laporan serupa di bawah Jembatan Nginden, dan telah memasang papan peringatan waspada buaya di lokasi tersebut. Kini, buaya tersebut tampaknya berpindah tempat ke Pintu Air Jagir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai yang menjadi jalur aliran menuju muara.

buaya muaraKali JagirPintu Air JagirBPBD Surabayaviralwaspada buayaSurabaya

Komentar

Memuat komentar...