Buleleng Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di RTH
Gambar atau konten salah?
Di Buleleng, penggemar sepakbola dapat menonton pertandingan Piala Dunia 2026 bersama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan nobar dimulai sejak pertandingan pertama dan dijadwalkan berlangsung sepanjang turnamen, memberi ruang bagi masyarakat untuk merasakan atmosfer kompetisi global.
"Sudah mulai tadi malam. Kami pasang videotron di RTH Rumah Jabatan Bupati. Setiap hari ada nobar sesuai jadwal pertandingan," kata Sutjidra, Jumat (19/6/2026).
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, menjelaskan bahwa nobar ini direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Selain itu, ia menegaskan adanya dorongan dari pemerintah pusat untuk menghidupkan semangat masyarakat dalam menyambut gelaran Piala Dunia 2026. Ide ini bertujuan agar pecinta sepakbola dapat menikmati pertandingan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
"Lumayan tadi malam. Karena subuh memang tidak terlalu banyak, tetapi cukup ramai, terutama anak-anak muda," ungkap Sutjidra.
Untuk fase gugur, Bupati mengumumkan rencana menggelar nobar yang lebih besar, mulai dari babak 16 besar hingga perempat final. Beberapa tokoh masyarakat dan komunitas sepakbola juga akan diundang untuk menambah keceriaan. Jika pertandingan memasuki semifinal dan final, lokasi nobar akan dipindahkan ke Taman Kota Singaraja agar dapat menampung lebih banyak penonton.
Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kabupaten Buleleng menyediakan camilan gratis bagi peserta. "Pasti ada rebusan gratis nanti saat acara yang ramai-ramai," ujar Sutjidra.
Ketika ditanya tim favoritnya di Piala Dunia 2026, Sutjidra mengaku menjagokan Belanda. Namun ia juga menilai bahwa tim lain menunjukkan performa menjanjikan pada laga awal turnamen. "Kalau saya jagokan Belanda. Tetapi, kami lihat nanti perkembangan pertandingan berikutnya," terang Sutjidra.
Dengan fasilitas videotron, jadwal harian, dan dukungan komunitas, nobar di Buleleng menjadi platform sederhana bagi warga menikmati Piala Dunia 2026. RTH Rumah Jabatan Bupati dan Taman Kota Singaraja menjadi panggung bagi kebersamaan, sementara camilan gratis menambah nuansa hangat bagi para penonton. Kegiatan ini menegaskan bahwa meski skala kecil, solidaritas dan antusiasme masyarakat tetap tinggi sepanjang turnamen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cici Nikah Tanpa Wali, Emosi Terbakar di Instagram Kini
Titik Nol Singaraja: Penataan Harmonis Purusa‑Pradana
20 Petugas Menjaga Kebersihan Taman Candra Bhuana Karangasem
Jamu Resmi Warisan Budaya, Ditetapkan Hukum Kesehatan 2023
Rhododendron Yombuwurii Baru di Sulawesi Tengah: Endemik
Hendropriyono Tolak Tuduhan Terlibat Gerakan Kudeta
Berita Terbaru
Motor WNA Georgia Mendarat Tol Purbaleunyi, Teguran Saja
Buka Pendaftaran SPMB Kabupaten Bogor Juni 2026 12 Juni
Buleleng Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di RTH
Ratusan Warga LMP MBG Mengunjungi Gubernur Sumatera Utara
Pemadaman Listrik Bandung Menghambat Lalu Lintas, Polisi Atur
BMKG Monitor 24 Jam, Sosialisasi Gempa di Bojonegoro
Gunung Semeru Erupsi, APG 4,5 km: Peringatan BPBD Warga
Korea Bapak‑Bapak Nikmati Nasi Padang di Pagi Sore Jakarta
Marc Cucurella Pindah ke Real Madrid, Akhir 4 Tahun Chelsea
