Korea Bapak‑Bapak Nikmati Nasi Padang di Pagi Sore Jakarta

Hendra M. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Korea Bapak‑Bapak Nikmati Nasi Padang di Pagi Sore Jakarta

Gambar atau konten salah?

Nasi Padang sering menjadi incaran turis mancanegara yang ingin mencoba kuliner Indonesia. Sajian nasi rames khas Sumatera Barat ini disajikan dengan beragam lauk seperti rendang atau ayam gulai, membuatnya menjadi favorit banyak orang.

Tak hanya warga lokal, Nasi Padang juga berhasil mencuri perhatian para wisatawan asing. Di antara mereka, beberapa bapak‑bapak Korea terlihat antusias mencoba hidangan ini. Mereka baru pertama kali mencobanya dan sangat penasaran karena lauk yang disajikan sangat banyak.

Dalam video yang diunggah Hari Jisun ke YouTube pada 12 Juni 2026, terlihat dua orang bapak‑bapak Korea yang bersemangat. “Wah! Sebanyak ini?” kata Ayah Jisun. Jisun menjelaskan, “Tempat yang jualan begini namanya Rumah Makan Padang. Penyajiannnya rapi, tampilan makanannya bikin ngiler sih!

Para bapak‑bapak Korea tampak kebingungan karena jumlah lauk yang disajikan. “Kayaknya orang Korea yang pertama kali ke sini akan berpikir kalau semua yang dihidangkan ini gratis, seperti banchan,” sahut Ayah Jisun. “Benar, ini bukan lauk gratis yang include ya. Kalau kamu habisin semua menunya, siap-siap dompetmu menipis,” jelas Jisun.

Menu yang disuguhkan untuk Jisun dan dua bapak‑bapak Korea itu ada lebih dari 20 jenis lauk khas Padang. Jisun mempersilakan ayah dan pamannya untuk mengambil beberapa lauk yang menurut mereka menarik perhatian. Akhirnya, mereka mencoba sambal cumi, terong, udang asam manis, ayam goreng, dendeng lambok, ayam gulai, dan lainnya. Mereka juga diajarkan oleh Jisun untuk makan menggunakan tangan langsung.

Kalau ini air apa?” tanya Paman Jisun. “Ini air kobokan, untuk cuci tangan. Katanya orang Korea kalau datang ke RM Padang sering mengira air itu untuk minum,” jawab Jisun.

Restoran Padang yang dikunjungi Jisun adalah Pagi Sore yang berlokasi di Saharjo, Jakarta Selatan. Total yang dibayar oleh Jisun sebesar Rp 580.000 untuk makan bertiga.

Pengalaman ini menyoroti betapa Nasi Padang mampu menarik rasa penasaran bahkan dari pengunjung internasional. Meskipun jumlah lauknya melimpah, para tamu tetap menikmati setiap hidangan dengan penuh rasa terima kasih. Pagi Sore tetap menjadi tempat yang menawarkan suasana tradisional dan cita rasa autentik, membuat setiap kunjungan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.

Nasi Padangturis KoreaRumah Makan PadangPagi Sorelauk Padangvideo YouTubekuliner Indonesiacita rasa autentik

Komentar

Memuat komentar...