Bupati Luwu Utara Sampaikan Program Cetak Sawah 4.000 Ha

Rizki W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Bupati Luwu Utara Sampaikan Program Cetak Sawah 4.000 Ha

Gambar atau konten salah?

Bupati Luwu Utara (Lutra), Andi Abdullah Rahim, memaparkan program cetak sawah yang telah mencapai 4.000 hektare kepada Minister Pertanian Andi Amran Sulaiman pada 15 April 2026 di kantor kementerian di Jakarta.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Rahim tidak hanya menampilkan capaian saat ini, tetapi juga meminta bantuan kementerian untuk memperbaiki saluran irigasi, menyediakan alat mesin pertanian, dan menyalurkan bibit. Ia berkata, “Alhamdulillah kita telah melakukan audiensi dan menyampaikan beberapa usulan dari Luwu Utara, poin‑poinnya termasuk cetak sawah dan alat pertanian, dan kita juga mengusulkan bibit tanaman kopi, kakao dan durian.”

Program cetak sawah yang menjadi fokus utama Bupati Rahim memiliki target luas 20.000 hektare di Luwu Utara. Ia menjelaskan bahwa Bendungan Baliase saja memiliki potensi 18.000 hektare namun saat ini hanya 4.000 hektare yang teraliri. “Kami memaparkan tentang cetak sawah yang kita targetkan seluas hektare yang sesuai dengan potensi di Luwu Utara dimana Bendungan Baliase saja memiliki potensi 18.000 hektare dan baru teraliri 4.000 hektare,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Rahim menegaskan perlunya perhatian khusus pada saluran irigasi tersier. Ia menambahkan, “Kita meminta juga untuk saluran irigasi tersier dan permintaan alat pertanian seperti handtractor, drone dan dozer padi.” Ia juga mengusulkan pompa air untuk daerah yang masih mengandalkan hujan dan tidak memiliki sumber air yang dekat.

Permintaan bibit menjadi bagian penting dalam rencana pertanian. Bupati Rahim menyebutkan, “Kita juga mengusulkan bibit 5.000 hektare coklat terkhusus di Seko dan 2.500 hektare kopi robusta dan 1.000 hektare arabika.” Ia menekankan bahwa bibit kakao juga akan ditanam di wilayah Kecamatan Seko.

Menutup pertemuan, Bupati Rahim menegaskan keyakinannya bahwa pertanian di Luwu Utara akan terus tumbuh dan menjadi pendorong ekonomi yang baik untuk mencapai kesejahteraan warga. “Insyaallah pertanian kita di Luwu Utara ini akan terus bertumbuh dan menjadi pertumbuhan ekonomi yang baik untuk mencapai kesejahteraan warga kita di Luwu Utara,” tutupnya.

Dengan dukungan alat pertanian, perbaikan irigasi, dan penanaman bibit kopi, kakao, serta durian, Luwu Utara berupaya meningkatkan produktivitas lahan. Program cetak sawah yang telah berjalan menunjukkan potensi besar yang masih dapat dikembangkan melalui investasi infrastruktur dan teknologi pertanian.

cetak sawahirigasi tersieralat pertanianbibit kopibibit kakaoLuwu UtaraBendungan Baliase

Komentar

Memuat komentar...