Capcay Sayur: Resep Tradisional China di Meja Indonesia

Eko P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 83 dibaca
Bisik.id
Capcay Sayur: Resep Tradisional China di Meja Indonesia

Gambar atau konten salah?

Capcay sayur, hidangan tumisan yang sudah melekat di meja makan banyak keluarga, berasal dari pengaruh kuliner China. Kata “capcay” sendiri dipercaya berasal dari dialek Hokkien, “chap chye”, yang berarti “sepuluh sayur”. Meski sekarang isinya tidak selalu sepuluh, makna asalnya tetap melekat.

Di Indonesia, capcay biasanya disajikan dalam dua varian: kuah dan goreng. Bagi yang lebih suka rasa ringan, versi kuahnya lebih disukai, terutama ketika kuahnya sedikit namun tetap kental. Rasa gurih dan aroma wangi berasal dari campuran bumbu dasar yang sederhana namun efektif.

Durasi 30 menit, Tingkat Kesulitan Mudah, Porsi 4 orang, Daerah Asal Masakan China, Kategori Masakan Sayuran.

Bahan Bahan

  • 4 sdm minyak sayur
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 1 sdm ebi, rendam air panas, tumbuk kasar
  • 250 ml kaldu ayam/air
  • 100 g kembang kol, potong-potong
  • 10 buah jagung muda, belah-belah
  • 1 buah wortel, potong-potong
  • 6 helai daun sawi, potong-potong
  • 2 buah jamur shitake, iris kasar
  • 3 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm kaldu jamur bubuk
  • ½ sdt merica bubuk
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt tepung kanji, larutkan dengan sedikit air

Langkah memasak dimulai dengan menumis bawang putih hingga harum dan sedikit keemasan. Tambahkan daun bawang dan ebi, aduk hingga wangi. Selanjutnya, tuangkan kaldu ayam, lalu masukkan kembang kol, jagung, dan wortel. Masak hingga mendidih dan sayuran mulai lunak.

Setelah itu, masukkan sawi dan jamur, aduk hingga layu. Bumbui dengan saus tiram, kecap asin, kaldu jamur, merica, dan garam. Biarkan mendidih sebentar, lalu tuangkan larutan tepung kanji. Aduk hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan hangat.

Capcay ini cocok dinikmati bersama nasi putih atau mie, menambah variasi menu harian. Dengan tepung kanji sebagai penentu kentalnya kuah, rasa tetap ringan namun tetap memuaskan.

Resep ini menegaskan bahwa bahan sederhana dan teknik tumis dasar dapat menghasilkan hidangan yang lezat dan bergizi, sekaligus mengingatkan kita akan sejarah kuliner yang menghubungkan Indonesia dengan budaya China.

capcaykuliner Chinasayurtumisankuahbumbu dasarsaus tiram

Komentar

Memuat komentar...