Kloter 9 Haji Mendarat 437 Jemaah, Di Bawah Target
Gambar atau konten salah?
14 Juni 2026 siang, kloter 9 haji yang berangkat dari Palembang mendarat di Tanah Air dengan jumlah 437 jemaah.
Jumlah ini sedikit lebih rendah dari rencana awal, yang menargetkan 439 orang. Perubahan terjadi karena beberapa faktor: satu jiwa telah meninggal, satu lagi masih dirawat di rumah sakit, dan dua jemaah mengalami mutasi kloter.
Arkan Nurwahiddin, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumsel, menginformasikan bahwa Aminah Katip Rahim, berusia 76 tahun asal Bangka Belitung, meninggal pada 21 Mei 2026. Ia merupakan satu-satunya korban kematian di kloter ini.
Selanjutnya, Suwadi Marsyit Karyorejo, 77 tahun asal Babel, terpaksa menunda kepulangannya. Ia masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. “Kita doakan semoga Bapak Suwadi segera diberikan kesembuhan, sehingga bisa segera menyusul pulang ke Tanah Air,” ujarnya.
Untuk mutasi kloter, Sri Utami Slamet, 56 tahun, tiba lebih awal bersama Kloter 3. Sementara Herman Taufik, 67 tahun asal Lubuklinggau, bergabung pulang bersama rombongan Kloter 9.
Dengan dinamika tersebut, total jemaah Kloter 9 yang mendarat siang ini berjumlah 437 orang, kata Arkan. Ia menekankan bahwa kepulangan ini menandai awal perjalanan spiritual baru bagi para jemaah.
“Harus kita pahami bahwa haji bukanlah akhir dari seluruh perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih baik. Kemabruran haji hendaknya tercermin dari akhlak, kepedulian, kejujuran, dan keteladanan di tengah keluarga maupun masyarakat nantinya,” tambahnya.
Arkan juga mengucapkan penghargaan setinggi‑tingginya kepada petugas kloter yang telah melayani dengan penuh dedikasi. “Semoga menjadi amal saleh yang terus mengalir pahalanya. Mari kita bersyukur mensyukuri nikmat ini dengan menjaga nilai‑nilai haji dalam kehidupan sehari‑hari,” ujarnya.
Hingga kloter 9, total sudah 3 981 jemaah kembali ke Tanah Air, terdiri dari 2 877 jemaah asal Sumsel, 1 068 jemaah asal Babel, dan 36 petugas kloter.
Peristiwa ini menegaskan bahwa meski terjadi perubahan tak terduga, proses keberangkatan dan kepulangan haji tetap berjalan sesuai rencana, menandai langkah awal bagi para jemaah dalam menerapkan nilai spiritual mereka di masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Umat Islam Tingkatkan Doa Akhir Tahun Sebelum Muharram
Palembang Siapkan Zona UMKM Kuliner, BRI Bantu Tenda Seragam
1 Muharram 1448 H Tiba 16 Juni 2026: Rencana Ibadah
Irjen Viktor Luncurkan Layanan 110 Cepat di Bangka Belitung
Polri Sumsel Gelar Bakti Kesehatan di Ogan Komering Ilir
Palembang Koordinasi Gubernur Tutup Antrean SPBU di Kota
Berita Terbaru
Kloter 9 Haji Mendarat 437 Jemaah, Di Bawah Target
Sukoharjo 82% Sekolah Rakyat Selesai, Tantangan Tenaga Kerja
Vinicius Junior Menyerang Gol, Brasil 1-1 Maroko di MetLife
Kunjungan Komisaris Pertamina ke Kupang Pastikan Pasokan Energi Stabil
Umat Islam Tingkatkan Doa Akhir Tahun Sebelum Muharram
Tradisi 1 Suro: Ritual Rangkaian Budaya Nusantara Indonesia
Polisi Lumajang Tangkap 9 Motor Balap Liar di Desa Bago
Sumur Puter di Kudus: Mitos Kembalikan Barang Hilang
Yamaha Rilis MTBN Etape Keenam, NMAX Turbo Jelajahi Bali
AC Milan Siap Pilih Ruben Amorim, Mantan Pelatih United
