Chef Asad Monga Viral Pakora Bunga Goreng Rumput Laut

Mira T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Chef Asad Monga Viral Pakora Bunga Goreng Rumput Laut

Gambar atau konten salah?

Asad Monga, seorang chef asal India, menayangkan video pada 04 Mei 2026 yang menampilkan buket bunga goreng yang memukau. Video tersebut berfokus pada pembuatan phoolon ke pakode, sebuah variasi pakora berbahan dasar bunga.

Pakora sendiri merupakan camilan gorengan khas India yang biasanya terbuat dari bawang bombay, bayam, dan kentang. Namun, dalam kreasi ini, Asad mengganti bahan baku tradisional dengan berbagai jenis bunga.

Berbagai bunga yang dipakai meliputi bougainvillea, marigold, begonia, nasturtium, pansy, dan dog flower. Sebelum dimasak, setiap bunga dicuci bersih dan disortir, memastikan tidak ada kotoran atau serangga yang tersisa.

Selanjutnya, Asad menyiapkan adonan pakora. Ia mencampur tepung jagung, tepung gram, garam, bubuk jintan, bubuk cabai, dan bubuk ketumbar. Campuran tersebut diaduk dengan air hingga mencapai konsistensi yang tepat, sehingga bunga dapat terbalut rata saat digoreng.

Untuk saus pelengkap, chef menghaluskan bawang hitam bersama garam. Hasilnya kemudian dicampur dengan tomat kering, daun ketumbar cincang, dan mayones. Saus ini memberikan rasa segar dan sedikit pedas yang kontras dengan kelezatan gorengan.

Setiap bunga kemudian dicelupkan ke dalam adonan dan digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan. Setelah matang, bunga disajikan dengan taburan chaat masala, bumbu khas India yang menambah aroma dan rasa.

Bagian menarik lainnya adalah cara penyajiannya. Asad menata pakora bunga menyerupai buket menggunakan lembaran rumput laut. Penataan ini memberi tampilan estetis, membuat hidangan terlihat lebih elegan dibandingkan gorengan biasa.

Video tersebut segera menjadi viral di media sosial, memicu komentar beragam. Beberapa netizen memuji kreativitas chef, sementara yang lain menanyakan keabsahan konsep tersebut.

Berikut beberapa tanggapan yang muncul: “Tidak semua hal bisa dimakan, tapi ini percobaan yang menarik. Bagian terbaiknya bunga yang satu itu,” ujar salah satu netizen. Sementara yang lain mengomentari, “Saya tidak mengerti apakah pakoranya atau bunganya yang dinistakan di sini,” canda netizen. Ada juga yang menegaskan, “Beberapa tanaman dan bunga bisa beracun, jadi penting untuk memastikan mana yang aman dimakan,” kata netizen lainnya.

Reaksi netizen mencerminkan campuran rasa kagum dan keprihatinan. Sementara sebagian mengapresiasi inovasi kuliner, yang lain memperingatkan tentang keamanan konsumsi bunga. Karya Asad Monga menampilkan bagaimana bahan tak biasa dapat diolah menjadi hidangan yang menarik, namun tetap menuntut kehati-hatian dalam pemilihan bahan yang aman.

Asad Mongapakora bungaphoolon ke pakodebahan bungainovasi kulinerviral media sosialkeamanan konsumsi bunga

Komentar

Memuat komentar...