Cirebon: 5 Oleh‑oleh Makanan Khas yang Harus Dibawa Rumah!
Gambar atau konten salah?
Cirebon, kota di Jawa Barat yang terkenal dengan sejarah dan budayanya, juga dikenal karena oleh‑oleh makanan khasnya. Bagi yang akan mudik ke Jakarta, membawa pulang beberapa barang ini bisa jadi pilihan yang menarik.
Berbagai macam makanan dapat ditemukan di pasar tradisional maupun toko oleh‑oleh di sepanjang jalan. Mulai dari kerupuk, keripik, hingga tape ketan yang dibungkus daun jati, semua menawarkan rasa unik yang memanjakan lidah.
Kerupuk melarat, misalnya, menjadi favorit di kalangan pengunjung. Kerupuk ini tidak digoreng dalam minyak, melainkan dimasak di atas pasir panas. Proses ini membuatnya tetap mengembang dan menghasilkan tekstur renyah serta garing. Harga per bungkus biasanya mulai dari Rp 15.000-an, sehingga terjangkau bagi siapa saja.
Selanjutnya ada tape ketan, beras ketan yang difermentasi hingga mengeluarkan air. Proses fermentasinya dilakukan dengan membungkus tape ketan menggunakan daun jati, sehingga rasanya segar dan sedikit asam manis. Tape ketan khas Cirebon biasanya dijual dalam ember, berwarna putih atau hijau terang, dan harganya mulai dari Rp 20.000-an untuk kemasan kecil.
Bagi yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, ketan gurih dengan bumbu serundeng juga patut dicoba. Ketan ini disajikan legit dan dibungkus daun pisang. Bumbu serundeng yang gurih membuatnya sangat menggoda. Salah satu merek yang populer adalah Ketan Gurih Ny Lany. Produk ini dijual per boks berisi 10 buah, dengan harga sekitar Rp 120.000-an. Namun, perlu diingat bahwa masa simpannya hanya sekitar 24 jam.
Terasi udang juga menjadi produk unggulan Cirebon, mengingat kota ini berada di area Pantai Utara. Terasi ini bisa dibeli di berbagai toko oleh‑oleh maupun pasar tradisional. Harga terasi udang bervariasi, mulai dari Rp 30.000-an per kilogram. Salah satu toko yang terkenal adalah Toko Johan, yang juga menawarkan sambal dan kerupuk udang.
Terakhir, sirup Tjampolay, yang sudah ada sejak 1936, tetap menjadi pilihan populer. Sirup ini tersedia dalam berbagai rasa, dengan varian pisang susu yang manis harum menjadi yang paling digemari. Sirup ini bisa menjadi alternatif oleh‑oleh yang mudah dibawa pulang.
Berikut daftar lima oleh‑oleh khas Cirebon yang patut dibeli:
- Kerupuk Melarat – Kerupuk ini dimasak tanpa minyak, menggunakan pasir panas. Teksturnya renyah dan garing, dengan harga mulai Rp 15.000-an.
- Tape Ketan – Beras ketan difermentasi, dibungkus daun jati. Dijual dalam ember, berwarna putih atau hijau terang, harga mulai Rp 20.000-an.
- Ketan Gurih – Ketan legit dengan bumbu serundeng, dibungkus daun pisang. Dijual per boks 10 buah, harga Rp 120.000-an, simpan hanya 24 jam.
- Terasi Udang – Terasi udang berkualitas, harga mulai Rp 30.000-an per kilogram, tersedia di toko seperti Toko Johan.
- Sirup Tjampolay – Sirup legendaris sejak 1936, varian pisang susu sangat populer.
Video “D'foodspot: Rekomendasi Oleh‑oleh Unik dan Enak di Cirebon” juga menampilkan beberapa produk ini, sehingga Anda dapat melihat tampilannya secara visual sebelum membeli.
Cirebon menawarkan beragam oleh‑oleh yang mencerminkan kekayaan kuliner kota. Dari kerupuk yang renyah, tape ketan segar, ketan gurih dengan bumbu serundeng, terasi udang, hingga sirup Tjampolay, semua produk ini menonjolkan cita rasa tradisional yang mudah diingat. Pilihlah yang sesuai selera, dan bawa pulang kenikmatan khas Cirebon ke rumah Anda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
5 Restoran Bersejarah Lebih Tua dari Indonesia
Makassar: Ragam Kuliner Tradisional yang Menggoda Selera
Pancake Jerman di Kemayoran Menjadi Sorotan Kuliner Kota
Warung Pojok Mbak Yuni: Nasi Rames & Telur Kriwil Populer
Udang Saus Padang: Warung Seafood Tenda Sajikan Pedas Asam
Dr Priya Bakal Kue Seri Muka, Gak Jelas Pandan Jadi Rumput
Berita Terbaru
55 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Menyentuh Hati
Telur: Manfaat, Risiko, dan Batas Konsumsi Sehari
Doa Akhir Tahun 1447 Hijriah: Penutup dan Awal Baru
Belanda-Jepang Imbang 2-2 di Stadion Dallas, 15 Juni 2026
Kunjungan Asing Korea Mencapai Rekor, China Dominasi Pasar
Alwi Farhan Menang Australia Open 2026, BNI Dukungan Kuat
Banjir 2025: 58 Orangutan Tapanuli Tewas, Populasi 11%
Sekolah Rakyat Jabar II Bekasi Siap 2026/27, DPR Konfirmasi
KAI Tambah Frekuensi LRT Jabodebek Pagi 15 Juni Paling Padat
